Reka Ulang Tragedi Kanjuruhan Malang Perlihatkan Lemparan Gas Air Mata Hanya Jatuh di Lintasan Lari

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:05 WIB
Reka Ulang Tragedi Kanjuruhan Malang Perlihatkan Lemparan Gas Air Mata Hanya Jatuh di Lintasan Lari
Tersangka dan saksi memperagakan sejumlah adegan saat rekonstruksi tragedi Kanjuruhan di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (19/10/2022). (Foto Istimewa / Suara.com / ANTARA - Didik Suhartono)

SuaraCianjur.id- Polda Jawa Timur melakukan rekonstruksi terkait dengan Tragedi Kanjuruhan Malang.

Mereka melakukan rekonstruksi soal kericuhan yang terjadi di dalam Stadion Kanjuruhan Malang. Sebanyak 30 adegan diperagakan dalam rekontruksi tersebut, dengan melibatkan 50 orang.

Dalam hal itu ada yang berperan sebagai supporter Arema Fc, ada juga yang berperan sebagai petugas Polisi yang menembakkan gas air mata.

Anggota kepolisian yang ikut dalam rekonstruksi itu adalah para anggota yang terlibat langsung dalam penembakan gas air mata.

Termasuk dua tersangka dari personel kepolisian yang turut serta dalam kegiatan tersebut, yakni Danki 3 Brimob Polda Jatim, AKP Hasdarmawan dan Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmad.

Delapan adegan diantaranya terjadi di sekitar tribun 13 dan 14, yakni untuk urutan adegan ke 18 hingga 25.

Namun dalam reka ulang tersebut, tidak ada satu pun tembakan yang dilepaskan ke arah tribun penonton, semuanya jatuh di atas lintasan lari. Terutama adegan pelepasan gas air mata terjadi di adegan ke 19 hingga 25.

Terkait dengan hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo tak memberikan penjelasan. Menurutnya materi atas penyidikan hanya disampaikan oleh pihak penyidik.

"Kalau memang tersangka menyebutkan seperti itu (tidak menembak ke tribun), itu haknya dia. Mereka kan punya hak ingkar," jelas Dedi di gedung Humas Polda Jatim, usai rekonstruksi, Rabu (19/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.

Penyidik memiliki keyakinan hal itu berdasarkan dari keterangan para saksi yang dihadirkan, termasuk alat bukti yang dipegang oleh penyidik.

Semuanya akan di buka dan dipertanggung jawabkan dalam persidangan nanti.

Pihak dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, akan melihat dari peran masing-mamsing ketiga tersangka dalam rekonstruksi tersebut.

"Apa yang belum jelas akan menjadi jelas dalam rekonstruksi ini. Kegiatan ini, tentu akan dimasukkan ke berita acara, lalu diberikan ke Jaksa penyidik," ucapnya.

Sementara itu, menurut Deputi Bidang Koordinasi Kemananan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam RI, Armed Wijaya, mengatakan rekonstruksi dilakukan atas rekomendasi dari TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang.

"Itu berdasarkan bukti yang dimiliki sperti CCTV. Rekonstruksi ini akan membantu tim Kejaksaan dalam sidang di pengadilan nanti," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantah Intervensi Polisi Agar Laga di Kanjuruhan Digelar Malam, Dirut Ops LIB: Saya Bahkan Bercanda dengan Pak Kapolres

Bantah Intervensi Polisi Agar Laga di Kanjuruhan Digelar Malam, Dirut Ops LIB: Saya Bahkan Bercanda dengan Pak Kapolres

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:57 WIB

Bagian Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan Hilang, Komnas HAM Sebut Polanya Seperti Kasus Ferdy Sambo

Bagian Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan Hilang, Komnas HAM Sebut Polanya Seperti Kasus Ferdy Sambo

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:59 WIB

Korban Meninggal dari Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi, Dirawat 16 Hari Kondisi Sejak Awal Kritis

Korban Meninggal dari Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah Lagi, Dirawat 16 Hari Kondisi Sejak Awal Kritis

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:55 WIB

Terkini

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:26 WIB

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:04 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bogor | Kamis, 02 April 2026 | 22:47 WIB

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:45 WIB

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:22 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Banten | Kamis, 02 April 2026 | 22:07 WIB

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

Video | Kamis, 02 April 2026 | 22:05 WIB

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2026 | 22:01 WIB