IPW Lihat Ada Perang Bintang di Polri Terkait Manuver Ismail Bolong, Para Jenderal Mau Bongkar Bukan Tak Bisa

Suara Cianjur | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 06:45 WIB
IPW Lihat Ada Perang Bintang di Polri Terkait Manuver Ismail Bolong, Para Jenderal Mau Bongkar Bukan Tak Bisa
Foto: Suara.com / Dok. IPW

SuaraCianjur.id- Kabar hangat dari seorang mantan anggota Satintelkam Polresta Samarinda yang sebelumnya mengaku memberikan setoran uang miliaran rupiah kepada Kabareskrim Polri, telah membuat isu perang bintang kembali naik ke permukaan.

Pengakuan dari mantan anggota Polisi itu sekaligus seorang pengusaha tambang bernama Ismail Bolong, pernah mengaku menyetorkan sejumlah uang kepada Kabareskrim.

Namun dalam kabar terbaru, Ismail Bolong memberkan klarifikasi dan menarik pernyataan tersebut.

Ismail mengatakan, kalau dirinya mendapatkan tekanan dari seorang mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan. Hendra sendiri saat ini sudah dipecat dari Polri akibat kasus lain. 

Melihat hal ini, Ketua Indonesian Police Watch (IPW), Sugeng Tegu Santoso, turut berkomentar.

Dirinya menyebut adanya perang bintang yang terjadi dalam tubuh Polri. Terlihat dari saling buka kartu antara para perwira tinggi Polri, menyoal pelanggaran yang dilakukan.

Sugeng menilai, jika masing-masing dari kubu seperti saling memegang boroknya.

"Kalau terkait dengan dugaan-dugaan pelanggaran dari kepolisian, para Jenderal ini kalau mau dibongkar bukannya tidak bisa," ujar Teguh dikutip dari Suara.com, Senin (7/11/2022).

Teguh mengatakan, aksi saling kunci terjadi di kalangan para perwira tinggi ini dalam pusaran pertambangan illegal.

Hal itu mengarah kepada kabar soal tambang ilegal yang ada di wilayah Kalimantan Timur, secara tiba-tiba mencuat dan membuat gempar publik.

Hal itu terjadi ketika Ismail Bolong yang mengaku sebagai pengepul uang setoran dari tambang illegal yang ada.

"Karena terjadi kesepakatan rupanya, bahwa ada uang perlindungan yang memang harus dikelola dan dibagikan secara proporsional, di antara petinggi kepolisian lokal di Kaltim dan juga yang di Mabes. Ini yang terekam saya lihat di buku hitam Sambo,” kata Teguh.

Bahkan menurut Teguh, hal seperti itu turut terjadi di titik pertambangan ilegal daerah lainnya, seperti salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Apalgi Kapolda yang Baru di wilayah itu bernama Irjen Pol Andi Rian Djajadi selalu disorot oleh masyarakat soal gaya hidupnya yang wah.

"Apalagi di Kalimantan Selatan sekarang Kapoldanya baru," jelas Teguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan soal Pusaran Tambang Ilegal di Kaltim, Aiptu Ismail Bolong Ungkap Peran Ratu Batu Bara Tan Paulin

Blak-blakan soal Pusaran Tambang Ilegal di Kaltim, Aiptu Ismail Bolong Ungkap Peran Ratu Batu Bara Tan Paulin

News | Minggu, 06 November 2022 | 20:05 WIB

Ismail Bolong Setor Uang Miliaran dari Tambang Ilegal ke Komjen Agus, Klarifikasi Akui Ditekan Hendra Kurniawa

Ismail Bolong Setor Uang Miliaran dari Tambang Ilegal ke Komjen Agus, Klarifikasi Akui Ditekan Hendra Kurniawa

| Minggu, 06 November 2022 | 13:37 WIB

BIN Hanya Lapor Ke Jokowi, Bukan ke Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J

BIN Hanya Lapor Ke Jokowi, Bukan ke Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J

| Sabtu, 05 November 2022 | 17:54 WIB

Terkini

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:44 WIB

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:29 WIB

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 22:41 WIB

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Jabar | Sabtu, 25 April 2026 | 22:14 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

Bogor | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB