Dugaan Pemberina Upeti Kabareksrim Polri dari Ismail Bolong, Kelompok Ini Endus Adanya Keterlibatan Kombes YU

Suara Cianjur

Sabtu, 12 November 2022 | 11:52 WIB
Dugaan Pemberina Upeti Kabareksrim Polri dari Ismail Bolong, Kelompok Ini Endus Adanya Keterlibatan Kombes YU
Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule mengendus ada keterlibatan dari anggota Polri berinisial YU berpangkat Kombes dalam dugaan pemberian uang dari bisnis tambang ilegal (Foto: Suara.com - Muhammad Yasir)

SuaraCianjur.id- Soal isu dugaan pemeberian upeti dari hasil bisnis tambang ilegal batu bara di Kalimantan Timur yang disampaikan oleh Ismail Bolong, membuat jaringan aktivis Pro Demokrasi (Prodem) mengendus sosok lain.

Prodem encium ada aroma keterlibatan dari anggota Polri yang kini bertugas di bareskrim berinisial YU dengan pangkat Komisaris Besar (Kombes) yang diduga turut menekan Ismail Bolong.

Ada dugaan kalau Ismail Bolong diminta untuk memberikan bantahan terkait pernyataannya yang menyebut pemebrian sejumlah uang kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

"ProDem mendengar informasi bahwa Anggota Bareskrim Polri berpangkat Kombes (YU) diduga telah melakukan upaya obstruction of justice dengan menekan Aiptu (pn) Ismail Bolong dalam kaitannya video bantahan," demikian keterangan tertulis Ketua Prodem Iwan Sumule, Sabtu (12/11/2022) dikutip dari Suara.com.

Dalam hal ini Prodem mendesak kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, segera mengusut dan menangkap anggotanya yang bernama Kombes YU itu.

"ProDem mendesak Propam Polri segera menangkap Kombes (YU) karena telah melakukan pemaksaan video testimoni palsu Aiptu (pn) Ismail Bolong," tegas Iwan.

Prodem ingin agar Kapolri bisa membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk memeriksa Kabareskrim atas hal ini.

"ProDem mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit, segera membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto atas dasar laporan hasil penyelidikan (LHP) Paminal Propam," jelasnya.

Ismail Bolong yang mengaku menyetor uang miliaran rupiah ke Kabareksrim Polri [Foto: Dok Suara.com / KlikKaltim.com]
Ismail Bolong yang mengaku menyetor uang miliaran rupiah ke Kabareksrim Polri (sumber: Foto: Dok Suara.com / KlikKaltim.com)

Seperti yang diberitakan sebelumya, Ismail Bolong membuat masyarakat heboh

baca juga

Atas pengakuannya. Dia mengaku terjun ke bisnis tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur. Dalm hal itu dirinya memberikan upeti kepada Kabareskrim Polri dalam jumlah uang Rp6 miliar.

Uang itu diklaim oleh Ismail Bolong diberikan kepada Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto.Bahkan uang senilai Rp 200 juta turut disetorkan kepada Polres Bontang olehnya.

Kemudian Ismail Bolong memberikan klarifikasi yang berbeda dengan video awalnya.

Pengakuan darinya mengatakan kalau video itu adalah tidak benar. Ismaiol Bolong mengklaim kalau dirinya turut dipaksa membuat video itu oleh mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang kini sudah dipecat dalam kasus berbeda.

Kabareskri  Komjen Pol Agus Andrianto [Foto Ilustrasi / Dok. Suara.com]
Kabareskri Komjen Pol Agus Andrianto (sumber: Foto Ilustrasi / Dok. Suara.com)

Akun Instagram @majeliskopi08 yang mengunggah video klarifikasi dari Ismail Bolong. Ismail turut menyampaikan permintaan maaf yang ditujukan kepada Kabareskrim. Ismail turut memastikan kalau dirinya tak pernah bertemu untuk menyetorkan uang kepada jenderal bintang tiga tersebut

"Nama saya Ismail Bolong saya saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif mulai bulan Juli 2022. Perkenankan saya mohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral saat ini yang beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama Pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal," kata Ismail Bolong dalam video, Minggu (6/11) lalu. (*)

Sumber:Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prodem Bongkar Peran Kombes YU Desak Ismail Bolong Bikin Video Klarifikasi Soal Tambang Ilegal

Prodem Bongkar Peran Kombes YU Desak Ismail Bolong Bikin Video Klarifikasi Soal Tambang Ilegal

News | Sabtu, 12 November 2022 | 11:23 WIB

Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan

Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan

Cianjur | Kamis, 10 November 2022 | 12:01 WIB

Pesan Irjen Krishna Murti Buat Anggota Semua Polri, Salfok Gestur Tubuh: Tak Perlu Dipegang Gak akan Terbang

Pesan Irjen Krishna Murti Buat Anggota Semua Polri, Salfok Gestur Tubuh: Tak Perlu Dipegang Gak akan Terbang

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×