Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Rabu, 08 Juli 2026 | 22:16 WIB
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri menggeledah kafe dan tempat tukar uang di Cipete, Jakarta Selatan terkait penyidikan dugaan kasus korupsi pasokan batu bara terhadap perusahaan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero) dan PT Krakatau Steel, Jakarta, Rabu (8/7/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
baca 10 detik
  • Kortastipidkor Polri menyita uang tunai senilai lebih dari Rp67 miliar dari Cafe de'CLAN dan Koin Money Changer.
  • Penyitaan dilakukan di Jakarta Selatan pada Rabu (8/7/2026) terkait dugaan kasus korupsi serta tindak pidana pencucian uang.
  • Penyidik mengamankan berbagai barang bukti berupa mata uang asing, dokumen, perangkat elektronik, serta memeriksa tiga orang saksi.

Suara.com - Kortastipidkor Polri mengungkap nilai fantastis uang yang disita dari penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer, kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dari dua lokasi itu, penyidik mengamankan uang tunai yang jika dikonversi nilainya mencapai lebih dari Rp67 miliar.

Temuan tersebut merupakan hasil penghitungan awal setelah penyidik sebelumnya menemukan tumpukan mata uang asing yang tersimpan di dalam sebuah brankas tersembunyi di Cafe de'CLAN Signature.

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto mengatakan, dari Cafe de'CLAN Signature penyidik menyita uang tunai sebanyak 3.130.000 dolar Singapura pecahan 100 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai Rp259.159.000.

“Kita konversi dalam bentuk Rupiah kira-kira hampir 60 miliar Rupiah. Ini di lokasi de’Clan,” ungkap Totok kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Sementara dari Koin Money Changer, penyidik kembali menemukan 16 pak berisi mata uang asing dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp7,2 miliar.

Selain uang tunai, polisi juga menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan telepon genggam yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

“Barang bukti sudah kita sita, saat ini dibawa ke Polda Metro dengan tim,” jelas Totok.

Dalam rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik juga telah memeriksa tiga pegawai sebagai saksi. Keterangan mereka masih akan didalami untuk mendukung proses pembuktian.

Kolase foto Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah dan Cafe de'CLAN Signature , Cipete, Jakarta Selatan yang digeledah Kortastipidkor Polri terkait dugaan kasus TPPU perkara korupsi.
Kolase foto Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah dan Cafe de'CLAN Signature , Cipete, Jakarta Selatan yang digeledah Kortastipidkor Polri terkait dugaan kasus TPPU perkara korupsi.

Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer merupakan bagian dari penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

baca juga

Perkara yang diusut mencakup dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PT PLN, dugaan korupsi PT Asabri periode 2020–2025, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Dalam proses penyidikan itu, muncul pula dugaan bahwa Cafe de'CLAN Signature berkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum mendapat tanggapan dari Febrie.

Suara.com telah berupaya meminta konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada mantan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tersebut. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada respons.

Sebelumnya, penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari di dalam Cafe de'CLAN Signature. Setelah dibuka, brankas itu diketahui berisi uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura serta sejumlah dokumen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan brankas tersebut memang sengaja disembunyikan.

“Itu terselubung di balik satu lemari, ada suatu brankas dan ini sudah dibuka,” beber Budi.

Ia juga mengungkapkan bahwa penyidik menemukan dokumen serta uang dalam jumlah besar di dalam brankas tersebut.

Selain menggeledah kafe, tim gabungan juga menyasar Koin Money Changer yang berada di kawasan yang sama. Lokasi tersebut diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang yang sedang diselidiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:54 WIB

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:07 WIB

Terkini

Epson Perkenalkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed A1+ untuk Kebutuhan Custom Printing

Epson Perkenalkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed A1+ untuk Kebutuhan Custom Printing

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Bitcoin Cs Lagi Kebakaran, Indeks CFX10 Merosot 2,83%

Bitcoin Cs Lagi Kebakaran, Indeks CFX10 Merosot 2,83%

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Polisi Mediasi 5 Siswi Bully Anak SD di Medan, Penyebab Diduga Gegara Postingan Medsos

Polisi Mediasi 5 Siswi Bully Anak SD di Medan, Penyebab Diduga Gegara Postingan Medsos

Sumut | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Lawan Rasa Takut, KickFlip Terus Melangkah Maju di Lagu Kick Off The Wall

Lawan Rasa Takut, KickFlip Terus Melangkah Maju di Lagu Kick Off The Wall

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Berapa Menit Jeda Pemakaian Toner, Serum, Moisturizer, dan Sunscreen? Ini Urutannya

Berapa Menit Jeda Pemakaian Toner, Serum, Moisturizer, dan Sunscreen? Ini Urutannya

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Kuliah Umum di UNP, Gus Ipul Ajak Civitas Akademika Jadi Agen Perlinsos

Kuliah Umum di UNP, Gus Ipul Ajak Civitas Akademika Jadi Agen Perlinsos

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:48 WIB

4 Kombinasi Layering Parfum Scarlett dengan Paduan Unik, Wanginya Tahan Lama

4 Kombinasi Layering Parfum Scarlett dengan Paduan Unik, Wanginya Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ

Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:43 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Sah: Ojol dan Kreator Resmi Diakui Pekerja

UU Ketenagakerjaan Baru Sah: Ojol dan Kreator Resmi Diakui Pekerja

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan

Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan

Bogor | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:37 WIB

×