SuaraCianjur.id - Pada suatu kesempatan, dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang pernikahan berbeda kasta.
Saat itu, dr. Zaidul akbar mengibaratkan sang suami dari golongan atas, sedangkan sang istri dari golongan bawah.
Sebelumnya, dr. Zaidul Akbar meminta penontonnya untuk memikirkan situasi yang akan dibuatnya di luar konteks agama.
"Ini dengan catatan tanpa paham agama," ujar dr. Zaidul Akbar.
Lalu, beliau membuat suatu skenario, dimana sang suami mungkin sedang marah dengan sang istri.
Sehingga tanpa disadarinya, si suami menyebut istri sebagai orang kampung.
Perkataan inilah yang dikatakan dr. Zaidul Akbar akan menancap di dalam jika sang istri.
Jika tidak kuat iman, maka perkataan buruk itu akan menempel ke jiwa dan hati sang istri.
Bukan sekedar nempel, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa perkataan tersebut akan merusak jiwa sang istri.
Sehingga, akhirnya nanti raganya akan menjadi korban dari rusaknya jiwa.
"Yang itu nantinya, raganya yang akan menjadi korban," kata dr. Zaidul Akbar.
Kaitan harga diri dengan ginjal
![dr Zaidul Akbar ungkap kaitan harga diri dengan ginjal [YouTube dr. Zaidul Akbar]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/12/03/2-dr-zaidul-akbar.jpg)
Perkataan buruk inilah sangat berkaitan erat dengan harga diri sang istri, kata dr. Zaidul Akbar
Menurut dr. Zaidul Akbar, harga diri tersebut berkaitan dengan ginjal.
"Yang jelas, sebagain abesar itu ada kaitannya dengan harga diri misalkan," ucap dr. Zaidul Akbar.
"Harga diri itu nantinya dengan ginjal misalkan," sambungnya.
Selain itu, dr. Zaidul Akbar juga mengatakan bahwa rusaknya jiwa bisa menimbulkan penyakit diabetes, jika tak segera diobati.
Cara mengatasi perkataan buruk menurut dr. Zaidul Akbar
![dr. Zaidul Akbar jelaskan cara mengatasi perkataan buruk [YouTube dr. Zaidul Akbar]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/12/03/3-dr-zaidul-akbar.jpg)
dr. Zaidul Akbar mengibaratkan bahwa tubuh merupakan tentara, sedangkan panglimanya ada di hati.
Sehingga, jika hati terus menerus disedang tanpa dibentengi, maka akan tumbang juga.
Oleh sebab itu, dr. Zaidul Akbar membagikan tips bermanfaat untuk mencegah rusakanya jiwa.
"Makanya sering saya bilang, kalau bisa hati kita itu dibikin lentur," ungkap dr. Zaidul Akbar.
Hati yang lentur, membuat kalimat-kalimat ejekan akan terpental dari hati kita.
Untuk memiliki hati yang lentur, inilah yang disarankan oleh dr. Zaidul Akbar.
" Cara gimana, ya dekat-dekat dengan Allah, dekat-dekat dengan agama, Qur'an," jelas dr. Zaidul Akbar.
"Lama-lama hatinya itu akan lentur," pungkasnya.(*)
Sumber: YouTue dr. Zaidul Akbar Official
Tonton video menarik lainnya tentang kesehatan di sini: Minum Jamu Bisa Bikin Sakit Ginjal dan Mandul, Mitos atau Fakta?