Putri Candrawathi Halu Diperkosa Brigadir J, Sudah Jelas Laporan Polisi Dicabut SP3 dan Bukti Tidak Ada

Suara Cianjur

Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:21 WIB
Putri Candrawathi Halu Diperkosa Brigadir J, Sudah Jelas Laporan Polisi Dicabut SP3 dan Bukti Tidak Ada
dari hasil pemeriksaan tes poligraf menyebutkan kalau Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo berbohong berbeda dengan Ricky Rizal dan Bharada E yang jujur. (Foto: Suara.com /ANTARA FOTO- Galih Pradipta)

SuaraCianjur.id- Tudahan soal dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terhadap Putri Candrawathi membuat sang suami, Ferdy Sambo murka.

Murkanya Ferdy Sambo membuat Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E yang mendapatkan perintah dari Sambo.

Keukeuhnya Putri Candrawathi kalau dirinya diperkosa oleh Brigadir J terjadi di rumah Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.

Laporan yang sudah dibuat Putri saat itu, sudah ditolak kepolisian. Tapi Putri Candrawathi masih ngotot kalau pemerkosaan itumemang benar-benar terjadi.

Klaim kekerasan seksual itu kembali dibahas dalam persidangan oleh Putri Candrawathi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Istri Ferdy Sambo ini bahkan meminta kepada Majelis Hakim untuk membahas poin yang satu ini dengan cara tertutup.

Terkait dengan masih ngototnya Putri dan Sambo soal dugaan kekerasan seksual membuat kuasa hukum dari keluarga Brigadir J bernama Martin Lukas Simanjuntak kembali berbicara.

Dia mengatakan apa yang dituduhkan kepada almarhum sangatlah tidak mendasar. Bahkan tidak ada cukup bukti yang kuat untuk meyakinkan soal dugaan perkosaan.

"Minimal ada laporan polisinya. Ini laporan polisi sudah dicabut SP3," jelas Martin dikutip dari Youtube KOMPASTV, Jumat (16/12/2022).

Terdakwa Putri Candrawathi menceritakan soal kejadian yang terjadi di rumah Magelang pada tanggal 4 Juli 2022 lalu. [Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay]
Terdakwa Putri Candrawathi menceritakan soal kejadian yang terjadi di rumah Magelang pada tanggal 4 Juli 2022 lalu. (sumber: Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay)

Martin menilai kalau Putri Candrawathi sedang halu terhadap Brigadir J. Apa yang menjadi keinginan dari Putri Candrawathi tidak terwujud. Maka Putri membuat alasan kalau dirinya diperkosa.

"Dan paling penting bukti krusialnya harus ada visum repertum, itu hanya klaim sepihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya," ungkapnya.

Sementara itu kuasa hukum dari Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan kalau pasca terjadinya dugaan kekerasan seksual itu disebutkan ada dua saksi yang melihat istri Sambo tengah dalam kondisi setengah pingsan. Kedua saksi itu adalah Kuat Maruf dan ART bernama Susi.

"Waktu itu Kuat Ma'ruf mengatakan Ibu Putri tertutup matanya. Semuanya berantakan, Susi ART juga melihat," jelas Febri.

Sementara ketika kejadian terjadi tidak ada saksi lain, selain dari Putri dan Yosua.

Hal ini yang emmbuat Putri meminta supaya persidangan dilakukan secara tertutup. Karena sebagai korban dugaan pelecehan seksual, Putri mengalami hambatan psikologis besar.

"Wajar bu Putri meminta hal tersebut, saksi saat itu perlu bicara dalam keadaan tanpa tekanan," terang Febri mantan Jubir KPK ini.

Febri mengatakan dari peristiwa atas dugaan seksual itulah yang membuat Ferdy Sambo naik pitam.

"Dalam rangkaian kematian Yosua ada satu peristiwa yang kami identifikasi terjadi dugaan seksual yang menurut kami penyebab pembunuhan Yosua. Poin utamanya adalah bagaimana kami membuktikan dugaan seksual tersebut," kata dia. (*)

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Didatangi Jendral, Kamaruddin Diceritakan Wanita Cantik FS

Didatangi Jendral, Kamaruddin Diceritakan Wanita Cantik FS

Cianjur | Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:49 WIB

Jadi Otak Pembunuhan Bendahara KONI, Anggota TNI AU di Vonis Seumur Hidup

Jadi Otak Pembunuhan Bendahara KONI, Anggota TNI AU di Vonis Seumur Hidup

Cianjur | Kamis, 15 Desember 2022 | 17:02 WIB

Poin Ini Kuat Maruf Dinilai Bohong saat Dilakukan Tes Poligraf, Pembelaan Diri Bikin Tertawa

Poin Ini Kuat Maruf Dinilai Bohong saat Dilakukan Tes Poligraf, Pembelaan Diri Bikin Tertawa

Cianjur | Kamis, 15 Desember 2022 | 16:30 WIB

Terkini

Ulasan Drama A Virtuous Business: Angkat Isu Tabu dengan Cara yang Elegan

Ulasan Drama A Virtuous Business: Angkat Isu Tabu dengan Cara yang Elegan

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 16:15 WIB

Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat

Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat

Sumut | Senin, 15 Juni 2026 | 16:10 WIB

Warga Bali Ramai-Ramai Serahkan Monyet Ekor Panjang ke BKSDA

Warga Bali Ramai-Ramai Serahkan Monyet Ekor Panjang ke BKSDA

Bali | Senin, 15 Juni 2026 | 16:10 WIB

Bos Blueray Akui Beri Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan

Bos Blueray Akui Beri Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:09 WIB

Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program

Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program

Jawa Tengah | Senin, 15 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri

Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:04 WIB

Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan

Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:00 WIB

Panduan Anak Muda Raih Sukses Tanpa Tumbang Mental Karya Iqro' Firdaus

Panduan Anak Muda Raih Sukses Tanpa Tumbang Mental Karya Iqro' Firdaus

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 16:00 WIB

Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng

Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan

Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:57 WIB