SuaraCianjur.id - Viral di media sosial, ibu hamil asal Kampung Citombe, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat Kurnaesih (39), meninggal dunia usai di tolak oleh pihak RSUD Ciereng Subang. Saat itu usia kandungan nya sudah memasuki sembilan bulan dan hendak melahirkan.
Juju Junaedi (46), Suami Kurnaesih menceritakan kejadian berawal ketika istrinya mengalami kontraksi. Pihak keluarga langsung membawa Kurnaesih yang hendak melahirkan ke RSUD Ciereng Subang.
“Kejadian nya waktu Kamis malam Jumat tiga minggu yang lalu. Awalnya sudah drop waktu masih di rumah tuh saya bawa langsung ke puskesmas terus sama masih gitu nggak ada perubahan terus akhirnya dibawa ke RSUD Subang sama bidan desa,” kata Juju, dikutip dari kanal Youtube TvOneNews Kamis (9/3/2023).
Juju menjelaskan, sesampainya di RSUD istrinya sempat diterima oleh Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, ketika masuk ke ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) untuk mendapatkan tindakan, Istrinya ditolak.
Rumah sakit beralasan menolak karena belum menerima rujukan dari Puskesmas Tanjungsiang.
“Waktu di IGD emang masih diterima tapi waktu dipindahin ke ruangan anak langsung ditolak katanya belum ada konfirmasi dari rujukan Puskesmas Tanjungsiang mah. Nah kaya gitu saja kronologinya mah,” katanya.
Namun, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit di daerah Bandung dengan kondisi kritis Kurnaesih pun meninggal dunia bersama anak yang berada di dalam kandungannya.
Sementara itu, terkait dugaan sahingga saat ini pihak RSUD Ciereng Subang pun masih enggan memberikan keterangan kepada para awak media.
“Saya tidak mau berkomentar nanti saja,” kata Dirut RSUD Ciereng Subang Ahmad Nasuhi. (*/thoriq)
Baca Juga: Rizky Billar Ungkap Sosok Satu-satunya yang Dibanting, Usai Kasus KDRT Sempat Ramai Tahun 2022
Sumber: YouTube TvOneNews.