Bahaya! Ini Dampak Penganiayaan pada Kesehatan Mental Korban

Suara Cianjur | Suara.com

Senin, 20 Maret 2023 | 11:09 WIB
Bahaya! Ini Dampak Penganiayaan pada Kesehatan Mental Korban
Foto ilustrasi penganiayaan. Penganiayaan terdapat efek mental korbannnya, bagaimana? (Freepik)

SuaraCianjur.Id- Penganiayaan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang dapat menyebabkan trauma fisik dan mental pada korban. 

Trauma akibat penganiayaan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental korban, termasuk depresi, kecemasan, gangguan stres pasca-trauma, dan gangguan tidur

Selain itu, penganiayaan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku agresif pada korban di masa depan.

Menurut sebuah jurnal yang diterbitkan dalam Clinical Psychology Review, korban kekerasan cenderung mengalami gangguan kesehatan mental yang lebih sering dan lebih parah dibandingkan dengan populasi umum (Koenen et al., 2003). 

Para ahli juga menyoroti pentingnya pengobatan kesehatan mental bagi korban kekerasan. 

Menurut Dr. James Mercy dari Organisasi Kesehatan Dunia, pengobatan kesehatan mental dapat membantu korban mengatasi trauma akibat kekerasan dan memperbaiki kesehatan mental mereka (Mercy, 2014).

Namun, sayangnya masih banyak korban kekerasan yang tidak mendapatkan pengobatan kesehatan mental yang memadai. 

Salah satu alasan mengapa hal ini terjadi adalah karena stigma sosial yang terkait dengan gangguan kesehatan mental. 

Banyak orang masih merasa malu atau takut untuk mencari bantuan kesehatan mental, sehingga mereka tidak mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengobatan kesehatan mental dan menghilangkan stigma yang terkait dengan gangguan kesehatan mental. 

Kita juga harus mendukung korban kekerasan dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pengobatan kesehatan mental yang memadai.

Penganiayaan bukanlah hal yang dapat dianggap remeh, terutama bagi kesehatan mental korban. 

Sebagai masyarakat, kita harus bersama-sama berusaha untuk mencegah kekerasan dan memberikan dukungan bagi korban kekerasan untuk mendapatkan perawatan kesehatan mental yang mereka butuhkan. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Mendaki Bermanfaat pada Kesehatan Mental, Ko Bisa?

Ternyata Mendaki Bermanfaat pada Kesehatan Mental, Ko Bisa?

| Senin, 20 Maret 2023 | 10:42 WIB

Kenali Apa Itu Generasi Sandwich, Tantangan, hingga Dampak pada Kesehatan Mental

Kenali Apa Itu Generasi Sandwich, Tantangan, hingga Dampak pada Kesehatan Mental

| Senin, 20 Maret 2023 | 10:29 WIB

Awas! Suka Manipulatif Berdampak Pada Kesehatan Mental

Awas! Suka Manipulatif Berdampak Pada Kesehatan Mental

| Senin, 20 Maret 2023 | 10:15 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB