SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir nampaknya sangat serius untuk lakukan bersih-bersih lembaganya. Kali ini dirinya akan membentuk dua satgas sekaligus, yaitu Satgas Pengawasan Pengaturan Skor dan Satgas Pengawasan Keuangan.
"Kedua satgas itu akan terdiri dari beberapa executive committee PSSI dan figur-figur independen akan mengumpulkan data dan melalukan kajian, baik dalam hal pengaturan skor yang mungkin melibatkan wasit dan juga kelengkapan laporan keuangan PSSI," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @siorangdalam, Sabtu (29/4/2023).
Menurutnya, pembentukan satgas ini dalam rangka mencari akar masalah PSSI yang dinilai bobrok da jelek.
"Namun untuk mencari akar masalah yang membuat selama ini citra PSSI selalu jelek, bobrok, suap, atau ada main, dan hal-hal yang negatif. Karena itu, saya juga melibatkan profesional di satgas ini, salah satunya, Pak Ardan Adiperdana, mantan ketua BPKP di Satgas Pengawasan Keuangan PSSI," lanjut Erick Thohir.
Masalah keuangan memang sedang menjadi polemik dalam tubuh PSSI dan PT LIB. Hal ini diawali dari masalah tidak adanya hadiah untuk juara BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar.
Setelah itu, masalah ini merembet hingga kabarnya PSSI dan PT LIB menunggak hutang kepada Elite Pro Academy dan gaji perangkat pertandingan. (*)