Said Didu ke Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan: Pembelaan Bapak Kepada Polisi Sudah Lebih dari Cukup

Deli

Senin, 03 Oktober 2022 | 10:14 WIB
Said Didu ke Mahfud MD Soal Tragedi Kanjuruhan: Pembelaan Bapak Kepada Polisi Sudah Lebih dari Cukup
Polisi menembakkan gas air mata. (Suara Bobotoh)

Deli.Suara.com - Mantan Sekertaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu  turut buka suara terkait dengan tragedi Kanjuruhan yang merenggut nyawa seratusan orang.

Said Didu menganalisis penyebab korban berjatuhan karena polisi menggunakan gas air mata yang sudah jelas dilarang oleh FIFA. Ia pun meminta agar Menkopolhukam Mahfud MD untuk tidak terlalu membela polisi.

"Prof @mohmahfudmd Yth, menurut saya pembelaan bapak kepada polisi sudah lebih dari cukup.
Analisisnya bahwa penyebab ratusan korban (meninggal) adalah polisi menggunakan gas air mata (yang jelas-jelas dilarang FIFA) sehingga menyebabkan kepanikan dan sesak nafas.
Mohon berkenan Prof bahas masalah ini," cuit Said Didu di akun Twitternya.

Bukan tanpa sebab Said Didu meminta Mahfud MD untuk cukup membela polisi atas tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam kemarin.

Karena saat menyampaikan keterangan pers kepada publik, Minggu (2/10/2022) kemarin, Mahfud MD menyebutkan para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan.

Hal ini berbeda dengan analisis Said Didu yang menyampaikan kalau pemicu korban meninggal karena adanya penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan.

Sementara, Mahfud MD meminta semua pihak untuk bersabar. Pemerintah sedang konsentrasi menolong korban yang luka-luka maupun yang meninggal, serta melakukan penyelidikan untuk memastikan duduk perkaranya.

"Terkait tragedi Kanjuruhan, dalam 2 - 3 hari ini kita konsentrasi dulu menolong korban, baik yang harus dirawat maupun yang harus dikuburkan," cuit Mahfud MD lewat akun Twitter-nya.

"Presiden sudah menginstruksikan penghentian pertandingan Liga sampai selesai evaluasi total. Artinya ini harus diselidiki dulu duduk perkaranya. Harap sabar," sambungnya.

Sebelumnya, diberitakan sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, menyebutkan dua dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut merupakan anggota Polri.

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang; dua diantaranya adalah anggota Polri," kata Nico di Malang.

Dia menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, sementara sisanya meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Menurut Nico, sesungguhnya, pertandingan di Stadion Kanjuruhan awalnya berjalan dengan lancar. Namun, setelah permainan berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Menurutnya, penembakan gas air mata tersebut dilakukan karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

14 Tragedi Terbesar di Stadion Sepak Bola dalam 40 Tahun Terakhir

14 Tragedi Terbesar di Stadion Sepak Bola dalam 40 Tahun Terakhir

Indotnesia | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:07 WIB

Aremania se-Malang Minta Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan: Ratusan Orang Dibunuh di Depan Mata Ribuan Orang

Aremania se-Malang Minta Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan: Ratusan Orang Dibunuh di Depan Mata Ribuan Orang

Bola | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:09 WIB

Hindari Ancaman dan Teror JPU Kasus Ferdy Sambo, Kejagung Minta Pengamanan Polisi

Hindari Ancaman dan Teror JPU Kasus Ferdy Sambo, Kejagung Minta Pengamanan Polisi

Lampung | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:08 WIB

Aremania Soal Ratusan Korban dalam Tragedi Kanjuruhan: Ini Pembantaian, Ditembaki Gas Air Mata tapi Pintu Ditutup

Aremania Soal Ratusan Korban dalam Tragedi Kanjuruhan: Ini Pembantaian, Ditembaki Gas Air Mata tapi Pintu Ditutup

Depok | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Fakta-fakta tentang Gas Air Mata di Balik Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Fakta-fakta tentang Gas Air Mata di Balik Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Bola | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Komentari Prank KDRT Baim Wong, Musisi Anji Malah Disentil Netizen: Ente Baru Keluar Rehabilitasi Juga!

Komentari Prank KDRT Baim Wong, Musisi Anji Malah Disentil Netizen: Ente Baru Keluar Rehabilitasi Juga!

Malang | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Belajar Dari Tragedi Kanjuruhan, Ini 5 Tips Menerima Kekalahan dalam Pertandingan

Belajar Dari Tragedi Kanjuruhan, Ini 5 Tips Menerima Kekalahan dalam Pertandingan

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Sumsel | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:25 WIB

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Jatim | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB