Jokowi Dinilai Kurang Bijak karena Menyalahkan Stadion di Kanjuruhan

Deli | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Jokowi Dinilai Kurang Bijak karena Menyalahkan Stadion di Kanjuruhan
Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers terkait tragedi Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat, Santoso menyatakan bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo soal tragedi Kanjuruhan kurang bijak.

Pasalnya, Jokowi justru hanya menyoroti soal pintu hingga tangga stadion. Ia sama sekali tidak menyinggung penggunaan gas air mata oleh aparat kepolisian. 

Bahkan, banyak netizen yang menilai Jokowi pasang badan untuk polisi karena pernyataannya tersebut.

“Kurang bijaksana, padahal tragedi Kanjuruhan harus digunakan Polri untuk melakukan perbaikan dalam penanganan massa,” jelas Santoso, Kamis (6/10/2022). 

Menurutnya, salah satu perbaikan adalah menghindari penggunaan gas air mata kepada rakyat, khususnya suporter sepak bola karena sudah dilarang digunakan di dalam stadion oleh FIFA.

“Jangan lagi bersifat represif, harus mengutamakan soft power. Jangan ada lagi gas air mata yang dibeli dari pajak yang rakyat bayarkan digunakan untuk membunuh rakyat,” tegas Santoso.

Sementara itu, pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenai penyebab tragedi Kanjuruhan mengundang banyak respons.

Pasalnya, presiden Jokowi menyebut bahwa salah satu problem yang membuat kematian ratusan suporter Arema adalah pintu stadion yang tertutup.

Jokowi sama sekali tak menyebutkan bahwa gas air mata yang dilemparkan polisi menjadi penyebab paling krusial.

Jokowi sama sekali tak menyebutkan bahwa gas air mata yang dilemparkan polisi menjadi penyebab paling krusial.

“Itu nanti tim gabungan independen pencari fakta yang harus melihat secara detail,” ujar Presiden Jokowi.

“Tetapi, sebagai gambaran tadi yang saya lihat problemnya ada di pintu yang terkunci, dan juga tangga yang terlalu tajam,” tambahnya.

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa perlunya ada standar yang ditetapkan pada stadion sepak bola.

“Itu saya hanya melihat lapangannya, tetapi itu akan disimpulkan tim gabungan pencari fakta,” katanya.

“Kalau kita lihat di GBK dengan penonton 80 ribu orang dibuka 15 menit keluar semua, saya rasa standar itu yang harus kita miliki,” tutur Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mata Dunia Tertuju ke Indonesia, Pengamat: Penanganan Tragedi Kanjuruhan Harus Transparan

Mata Dunia Tertuju ke Indonesia, Pengamat: Penanganan Tragedi Kanjuruhan Harus Transparan

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Tinjau Tahura Ngurah Rai Untuk KTT G20, Jokowi: Saya Betul-betul Surprise

Tinjau Tahura Ngurah Rai Untuk KTT G20, Jokowi: Saya Betul-betul Surprise

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:22 WIB

Jokowi Dianggap Kurang Bijak karena Luput Singgung Gas Air Mata Polisi dalam Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Dianggap Kurang Bijak karena Luput Singgung Gas Air Mata Polisi dalam Tragedi Kanjuruhan

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:19 WIB

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Tragedi Kanjuruhan

Jogja | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:16 WIB

Heboh Jokowi Mundur dari Presiden Gegara Didesak Massa, Ternyata...

Heboh Jokowi Mundur dari Presiden Gegara Didesak Massa, Ternyata...

Sumbar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:14 WIB

Raja Charles III Sampaikan Belasungkawa pada Presiden Jokowi atas Tragedi Kanjuruhan

Raja Charles III Sampaikan Belasungkawa pada Presiden Jokowi atas Tragedi Kanjuruhan

Your Say | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?

Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:08 WIB

Terkini

9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?

9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:46 WIB

3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah

3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:45 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen

Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:33 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang

Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini

Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:28 WIB

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Rekan Seprofesi Bedah Kesalahan Shindy Lutfiana MC Cerdas Cermat MPR, Argumentasinya Menohok

Rekan Seprofesi Bedah Kesalahan Shindy Lutfiana MC Cerdas Cermat MPR, Argumentasinya Menohok

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:26 WIB