Mengenal Petis Khas Jawa Timur untuk Pendamping Berbagai Macam Produk Olahan

Deli | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2022 | 02:41 WIB
Mengenal Petis Khas Jawa Timur untuk Pendamping Berbagai Macam Produk Olahan
Mengenal Petis Khas Jawa Timur untuk Pendamping Berbagai Macam Produk Olahan

Deli.suara.comPetis sering ditemui di daerah Jawa Timur dan bahkan makanan pendamping ini memang berasal dari daerah tersebut.


Selain enak dimakan sebagai makanan pendamping, petis juga terkenal dengan rasanya yang unik. Dilansir dari kompasiana.com petis adalah makanan yang dibuat dari udang kecil atau biasa juga disebut rebon.


Bahan dasar petis berbagai macam, ada yang terbuat dari udang, ada juga yang terbuat dari daging sapi dan olahan ikan. Asal usul petis terkadang membuat kontroversi. Ada yang menyebutkan, petis berasal dari Cirebon karena petis dibuat dari rebon. Akan tetapi makanan pendamping ini kini dikenal sebagai makanan khas Jawa Timur. 


Sumber lain mengatakan petis ini berasal dari nelayan pantura, terutama di wilayah Sidoarjo yang terkenal sebagai daerah penghasil petis. Awal munculnya makanan ini juga sama halnya seperti di Cirebon, yakni secara tidak sengaja.


Dilansir dari laman kompasiana.com, saat itu nelayan kewalahan menangani hasil tangkapan yang berlimpah. Kemudian, sebuah ide pun terbersit agar hasil tangkapan lebih awet, hasil tangkapan itu direbus agar tak cepat membusuk.


Siapa sangka, cara ini malah menghasilkan produk sampingan yang ternyata enak untuk dimakan. Air sisa rebusan tersebut diberi bumbu oleh para istri nelayan dan terciptalah petis yang sampai sekarang terkenal sebagai makanan khas Jawa Timur.


Petis tak hanya menjadi warisan nusantara. Makanan ini juga bisa dijadikan bumbu pelengkap yang bisa menambah rasa dan menyedapkan. Contohnya seperti rujak cingur, ayam bumbu petis, tahu petis dan lain sebagainya.


Bagi yang penasaran dengan cara pembuatan petis. Dikutip dari buku Kumpulan Resep Sambal dan Masakan Indonesia Rumahan karya Mika Hadi terbitan Gramedia Pustaka Utama.


Pertama siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat petis, yaitu lima sendok makan petis, 350 ml air, dua siung bawang putih, enam cabai rawit merah, garam secukupnya, dan dua sendok makan tepung maizena yang dilarutkan dengan air terlebih dahulu.


Setelah mempersiapkan bahan, cara membuat petis juga tak kalah mudahnya. Yang pertama, haluskan cabai dan bawang putih. Setelah itu, tambahkan petis dan sedikt air sambil terus diulek.


Setelah bumbu ini disatukan, masak dengan api kecil. Setelah itu, tambahkan sisa air dan garam dan masak sampai mendidih. Dan yang paling terakhir, masukan larutan maizena agar sambal mengental.


Cara membuat sambal ini sangat mudah dan bisa dicoba di rumah. Selain bisa dijadikan bahan cocolan, sambal ini juga bisa dicampur ke dalam olahan masakan sehingga makanan tersebut tambah nikmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh

5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh

| Minggu, 17 Juli 2022 | 10:39 WIB

Petis Bumbon Khas Ramadhan, Kuliner Legendaris Kota Semarang Warisan Nenek Moyang

Petis Bumbon Khas Ramadhan, Kuliner Legendaris Kota Semarang Warisan Nenek Moyang

Jawa Tengah | Selasa, 05 April 2022 | 17:30 WIB

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Sempat Kesal, Thom Haye Senang Pemain Persib Ini Lolos ke Piala Dunia 2026

Sempat Kesal, Thom Haye Senang Pemain Persib Ini Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 09:49 WIB

6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau

6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 09:45 WIB

Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya

Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya

Sulsel | Kamis, 02 April 2026 | 09:43 WIB

Beli Laptop ASUS Vivobook 14 Series Di Blibli

Beli Laptop ASUS Vivobook 14 Series Di Blibli

Sumbar | Kamis, 02 April 2026 | 09:42 WIB

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

News | Kamis, 02 April 2026 | 09:35 WIB

Warga Loncat Dari Toko Saat Gempa Guncang Manado, Begini Kondisinya

Warga Loncat Dari Toko Saat Gempa Guncang Manado, Begini Kondisinya

Sulsel | Kamis, 02 April 2026 | 09:34 WIB

Beli Infinix Hot 60 Pro Di Blibli Bisa Retur Dan Dua Jam Sampai, Benarkah?

Beli Infinix Hot 60 Pro Di Blibli Bisa Retur Dan Dua Jam Sampai, Benarkah?

Sulsel | Kamis, 02 April 2026 | 09:33 WIB

Belanja Celana Adidas Promo di Blibli Banyak Untungnya

Belanja Celana Adidas Promo di Blibli Banyak Untungnya

Surakarta | Kamis, 02 April 2026 | 09:32 WIB

Bakal Bikin Mewek! Ammar Zoni Siapkan Pledoi 100 Halaman Lebih: Berharap Bebas dari Tuntutan 9 Tahun

Bakal Bikin Mewek! Ammar Zoni Siapkan Pledoi 100 Halaman Lebih: Berharap Bebas dari Tuntutan 9 Tahun

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 09:30 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB