NATO Sebut Aksi Bakar Alqur'an Di Swedia Kebebasan Ekspresi, Netizen Auto Ngamuk

Deli

Senin, 03 Juli 2023 | 06:00 WIB
NATO Sebut Aksi Bakar Alqur'an Di Swedia Kebebasan Ekspresi, Netizen Auto Ngamuk
Sekjen NATO Jens Stolenberg (Ist)

North Atlantic Treaty Organization (NATO) merilis pernyataan terkait aksi pembakaran Alqur'an di Swedia saat Hari Raya Idul Adha. Bersamaan dengan pernyataan tersebut warganet mengecam NATO yang dinilai berpihak terhadap aksi tersebut.

Sebelumnya, diketahui aksi pembakaran Alqur'an terjadi di depan Masjid Raya Sodermalm tepatnya di pusat kota Stockholm, saat umat muslim sedang merayakan Idul Adha Rabu (28/6). Ini merupakan kali ke-6 aksi serupa yang terjadi di Swedia.

Pria asal Iraq, Saiwan Momika, diketahui merobek dan membakar kitab umat Islam yakni Alqur'an. Selain itu ia juga menggunakan halaman Alqur'an itu untuk membungkus daging babi. 

Sementara itu, organisasi aliansi politik militer internasional NATO merilis pernyataan menanggapi protes yang dilakukan beberapa negara seperti Turki. 

Menurutnya aksi tersebut belum tentu ilegal dalam sistem hukum negara berdaulat, dengan kata lain ia menganggap hal ini bukanlah tindak kejahatan.

"Saya memahami emosi dan kedalaman perasaan penyebab dan tindakan yang diambil yang ofensif dan aksi tidak menyenangkan ini belum tentu ilegal dalam sistem hukum yang berdaulat" ungkap Jens Stolenberg Sekretaris Jenderal NATO melalui konferensi pers di kanal Yotube Assosiated Press pada Jumat (30/6).

Sekjen NATO juga menambahkan bahwa dirinya tidak menyukai aksi tindakan yang dilakukan tersebut. Namun ia juga menolak untuk tidak setuju akan aksi tersebut, ia menganggapnya sebagai kebebasan berekspresi.

"Kami juga telah melihat protes dari Turki dan NATO selama beberapa minggu terakhir di Swedia. Saya tidak menyukai mereka (pelaku aksi), tetapi saya membela hak untuk tidak setuju. Ini bagian dari kebebasan berekspresi" imbuhnya.

Hal ini sontak mendapat kecaman dari warganet di Twitter, tak jarang mereka mengomentari akan respon NATO yang terkesan memberi standar ganda.

baca juga

"Membakar bendera LGBTQ : Homophobic, membakar bendera Yahudi: Anti-semitism, membakar Quran: Freedom of speech. Ini bentuk hipokrasi Eropa" tulis warganet.

"Jadi di mana tepatnya maksud pernyataan itu? Jika seseorang membakar pusat perbelanjaan sebagai "ekspresi" sesuatu, apakah itu hanya kebebasan?" tulis akun lain.

"Itu selalu kebebasan berekspresi ketika menyinggung umat Islam tetapi kejahatan rasial untuk kelompok lain. Pertahankan energi yang sama" tulis akun lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembakaran Alqur'an Kembali Terjadi, MUI Tuding Swedia Tak Serius Tangani Pelanggar HAM

Pembakaran Alqur'an Kembali Terjadi, MUI Tuding Swedia Tak Serius Tangani Pelanggar HAM

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:19 WIB

MUI Minta Dubes Swedia Beri Penjelasan Soal Pembakaran Alqur'an Di Negaranya

MUI Minta Dubes Swedia Beri Penjelasan Soal Pembakaran Alqur'an Di Negaranya

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:15 WIB

MUI Kecam Pembakaran Al-Quran Oleh Salwan Momika: Pemerintah Swedia Tak Boleh Main-Main

MUI Kecam Pembakaran Al-Quran Oleh Salwan Momika: Pemerintah Swedia Tak Boleh Main-Main

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:05 WIB

Ini Pembelaan Panji Gumilang Saat Ponpes Al Zaytun Disebut Sesat: Hak Asasi Manusia Jalankan Ibadah

Ini Pembelaan Panji Gumilang Saat Ponpes Al Zaytun Disebut Sesat: Hak Asasi Manusia Jalankan Ibadah

Batam | Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:36 WIB

Salwan Momika Si Pembakar Alquran Asal Irak yang Memuji Politisi Islamofobia dari Swedia Rasmus Paludan

Salwan Momika Si Pembakar Alquran Asal Irak yang Memuji Politisi Islamofobia dari Swedia Rasmus Paludan

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 02:25 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×