Pernyataan Mengejutkan Putri Candrawathi, Komnas Perempuan: Dia Berkali-kali Bilang Lebih Baik Mati

Suara Denpasar | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 15:41 WIB
Pernyataan Mengejutkan Putri Candrawathi, Komnas Perempuan: Dia Berkali-kali Bilang Lebih Baik Mati
Pernyataan Mengejutkan Putri Candrawathi, Komnas Perempuan: Dia Berkali-kali Bilang Lebih Baik Mati (Suara.com/Alfian Winnato)

Suara Denpasar - Pernyataan mengejutkan datang dari istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi pasca kasus pembunuhan terhadap Brigadir J mencuat ke publik.

Dalam pernyataannya, versi Putri Candrawathi menyebut jika dirinya menjadi korban kekerasan seksual.

Akibat tekanan dalam kasus tersebut bahkan terlontar pernyataan mengejutkan dari Putri Candrawathi. 

Ungkapan ini disampaikan oleh Putri Candrawathi kepada ketua Komnas Anti Kekerasan terhadap Perempuan Andy Yentriyani.

"Kami menemukan bahwa ada petunjuk-petunjuk awal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak penyidik baik dan keterangan P dan FS mengenai peristiwa ini," kata Andy di Kantor Komnas HAM Jakarta, Kamis (1/9/20220) dilansir dari laman PMJnews, Jumat.

Kasus yang dimaksud istri dari Ferdy Sambo ini adalah adanya dugaan kuat kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Peristiwa seperti yang diungkapkan Putri ini disebut berlangsung pada 7 Juli 2022. 

Berdasarkan temuan timnya, terdapat keengganan dari yang bersangkutan untuk melaporkan kasusnya sedari awal. 

Terdapat sejumlah faktor yang mendukung hal itu, seperti rasa malu, menyalahkan diri sendiri, dan takut pada ancaman pelaku, serta dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya dalam kasus ini.

"Posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun, memiliki anak perempuan maupun laki-laki pada ancaman dan menyalahkan diri sendiri, sehingga merasa lebih baik mati. Ini disampaikan (Putri) berkali-kali," urai Andy.

Sebelumnya Putri sempat melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut ke Mabes Polri.

Selain dugaan pelecehan, saat itu dia bersama Ferdy Sambo juga melaporkan kasus percobaan pembunuhan yang diduga dilakukan Brigadir J.

Namun setelah dilakukan pendalaman oleh penyidik Mabes Polri, tidak ditemukan adanya bukti yang kuat adanya dugaan tersebut.

Dua laporan itu akhirnya ditutup oleh penyidik karena dianggap kurang bukti. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keputusan di Tangan Penyidik, Putri Sambo Tidak Ditahan Disorot

Keputusan di Tangan Penyidik, Putri Sambo Tidak Ditahan Disorot

| Jum'at, 02 September 2022 | 14:52 WIB

Daftar Nama 7 Perwira yang Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Brigadir J, Ada yang Sudah Dipecat

Daftar Nama 7 Perwira yang Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Brigadir J, Ada yang Sudah Dipecat

| Jum'at, 02 September 2022 | 13:43 WIB

Putri Candrawathi Tenteng Tas Mewah saat Rekonstruksi Bersama Ferdy Sambo, Ada yang Harga Rp37 Juta

Putri Candrawathi Tenteng Tas Mewah saat Rekonstruksi Bersama Ferdy Sambo, Ada yang Harga Rp37 Juta

| Jum'at, 02 September 2022 | 12:46 WIB

ISESS Ingatkan Polri Jika Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Rentan Lakukan Ini

ISESS Ingatkan Polri Jika Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Rentan Lakukan Ini

| Jum'at, 02 September 2022 | 10:48 WIB

Terkini

Perjuangan 16 Tahun Ibu Penjual Jalangkote ke Tanah Suci

Perjuangan 16 Tahun Ibu Penjual Jalangkote ke Tanah Suci

Sulsel | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

10 Jam Menari di Tepian Musi, Ribuan Penari Satapa Satukan Tradisi dan Zaman

10 Jam Menari di Tepian Musi, Ribuan Penari Satapa Satukan Tradisi dan Zaman

Sumsel | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam

Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam

Malang | Kamis, 30 April 2026 | 13:25 WIB

Sinyal Revolusi PSIS: Isu Kembalinya King Hari Nur dan Septian David Mencuat

Sinyal Revolusi PSIS: Isu Kembalinya King Hari Nur dan Septian David Mencuat

Jawa Tengah | Kamis, 30 April 2026 | 13:24 WIB

Belanja Gentle Woman di Mall Kelapa Gading Lebih Hemat! Ada Cashback dari BRI

Belanja Gentle Woman di Mall Kelapa Gading Lebih Hemat! Ada Cashback dari BRI

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 13:24 WIB

Rudy Mas'ud Minta Maaf, Anggota DPRD Kaltim Ungkit Kebijakan Pro Rakyat

Rudy Mas'ud Minta Maaf, Anggota DPRD Kaltim Ungkit Kebijakan Pro Rakyat

Kaltim | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:20 WIB