Kisah 'Ayam Kampus', Mau Gratisan saat Gatel Lihat Staf Kampus Ganteng, Suka Main Bareng Om Arab

Suara Denpasar

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 22:03 WIB
Kisah 'Ayam Kampus', Mau Gratisan saat Gatel Lihat Staf Kampus Ganteng, Suka Main Bareng Om Arab
Anggrek (kanan) ayam kampus dalam bincang dengan Anisa Alatas. (Youtube Bincang Ranjang)

Suara Denpasar – Anggrek, mengaku meski suka uang, namun salah satu ayam kampus ini mengaku tak mesti bayar ketika main dengannya. Ada yang gratisan. Salah satunya kalau dia yang naksir duluan. Katanya, dia suka gatel kalau lihat cowok ganteng.  

Ayam kampus merupakan istilah yang lazim bagi mahasiswi yang jual diri menjadi pekerja seks komersil (PSK). Mereka bisa 'main' bersama dosen, mahasiswa lain, atau pelanggan di luar kampus.

Menyandang sebagai 'ayam kampus', tentu harganya berbeda. Mereka kerap mematok harga tinggi untuk sekali main dengan palanggannya.

Seperti diceritakan Anggrek (bukan nama sebenarnya) ketika menjadi bintang tamu Youtube Bincang Ranjang. Kepada Anisa Alatas sebagai host, Anggrek bercerita dia terjun menjadi ayam kampus karena melihat teman mahasiswi lain yang awalnya berpenampilan biasa-biasa saja berubah menjadi berpakaian seksi dan bedak menor, serta bisa beli barang yang mahal-mahal.

“Akhirnya tanya kok bisa begini. Kemudian dijawab ‘Aku jadi gini jadi ayam kampus’,” kata Anggrek.

Sejak itu dia pun tertarik menjadi ayam kampus. Dia ikut grup atau geng ayam kampus. Pelanggannya bisa datang setelah dipromosikan teman satu geng ayam kampus. Selain melalui circle sesame ayam kampus, Anggrek juga membuka memasarkan diri lewat WhatsApp.

Dalam sehari, Angrrek mengaku bisa melayani 3 lelaki hidung belang. Penghasilannya rata-rata Rp2,5 juta.

“Tapi kan gak long (time), tapi short (time) aja. Enakan short,” jelas Anggrek yang wajahnya tertutup masker.

Selama menjadi ayam kampus, dia mengaku pernah main dengan teman-teman mahasiswa sekampus, hingga pegawai di kampus.

baca juga

“Tapi belum pernah dengan dosen. Kalau teman yang lain pernah sama dosen. Kadang dibayar pakai nilai,” akunya.

Meski jadi ayam kampus, uang bukan satu-satunya kriteria bagi dia. Kadang dia mau gratisan. Syaratnya, lelaki itu membuat dia naksir. Salah satunya, dia pernah main dengan staf kampus. Kebetulan, staf itu cakep.

“Sama staf kampus pernah. Karena cakep. Ganteng. Gak bayar. Karena aku yang gatel,” katanya.

Dia mengaku kadang kalau lihat ada cowok ganteng yang sesuai seleranya dia ingin main meski tidak perlu dibayar.

“Suka mikir, kok gak makai gue sih. Kalau menantang enak,” ujar Anggrek yang ngaku paling senang dog** styl*.

Yang paling menyedihkan, Anggrek mengaku pernah tidak dibayar oleh pelanggan. Ceritanya, seorang pelanggan mengaku akan membayar secara cash Rp2,5 juta. Namun, setelah main dua kali, si pelanggan pura-pura pergi beli makan, namun tidak kembali. Nomor WA juga langsung diblock.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tante Cantik Hobi Brondong, Habis Uang Akhirnya Ikut Open BO

Tante Cantik Hobi Brondong, Habis Uang Akhirnya Ikut Open BO

Denpasar | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 22:10 WIB

TKW Trenggalek Kaget, Terong Bulat Per Biji Rp 15 Ribu Di Taiwan

TKW Trenggalek Kaget, Terong Bulat Per Biji Rp 15 Ribu Di Taiwan

Denpasar | Selasa, 20 September 2022 | 11:09 WIB

Satu Jam Nonstop, Venna Melinda Imbangi Permainan Ranjang Ferry Irawan

Satu Jam Nonstop, Venna Melinda Imbangi Permainan Ranjang Ferry Irawan

Denpasar | Selasa, 20 September 2022 | 09:46 WIB

Gara-gara Bu Gendut, TKW Satu Ini Pusing Cari Majikan Baru

Gara-gara Bu Gendut, TKW Satu Ini Pusing Cari Majikan Baru

Denpasar | Senin, 19 September 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

×