Suara Denpasar - Sejak kabar penemuan mayat wanita di kolong Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pada Senin (17/10/2022) lalu, kini kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap tersangka.
Tersangka yang diketahui bernama Rudolf Tobing yang tak lain adalah rekan korban akhirnya diamankan pada Selasa(18/10/2022).
Korban yang bernama Ade Yunia Rizabani atau Ica, dibunuh di sebuah kamar hotel dan jasadnya dibungkus dalam plastik untuk kemudian dibuang ke bawah kolong tol Becakayu.
Rudolf yang tega membunuh sedemikian rupa ditengarai memiliki motif dendam kepada korban lantaran permasalahan dalam lingkup pertemanan mereka.
Rudolf Tobing yang juga merupakan mantan pendeta ini terlihat sangat keji dan cenderung tak merasa bersalah atas perbuatannya.
Hal ini nampak dalam sebuah rekaman CCTV apartemen yang menunjukkan wajah sumringah Rudolf saat tengah membawa jasad Ica menggunakan sebuah troli.
Ia nampak tersenyum, dan sesekali menyapa beberapa orang yang ia temui di dalam lift.
Mereka tampak berbincang santai tanpa mengetahui bahwa Rudolf tengah membawa sebuah jasad.
Beberapa waktu belakangan, publik kembali digegerkan dengan penemuan sebuah unggahan dari akun Instagram @rudolftobing_, yang diduga adalah milik tersangka.
Netizen menyoroti sebuah unggahan Rudolf pada 16 April 2018, yang menyinggung soal 'teman buruk' dan saran darinya untuk melakukan 'eliminasi'.
"Kesengsaraan hidupmu berawal dari teman burukmu," begitu narasi dalam foto tersebut.
"Eliminasi teman burukmu, stabilisasikan kebiasaan baikmu," tulis Rudolf dalam kolom caption yang menyertai foto.
Sontak, netizen dibuat geger sebab unggahan yang disebut netizen mirip dengan kelakuan seorang psikopat.
Netizen lantas menanyakan apakah maksud dari eliminasi dan teman buruk itu.
"Dieliminasi tuh maksudnya dibunuh ya?" tulis seorang netizen.