Warga Purwakarta Ini Bantah Dedi Mulyadi Telah Musyrikkan Masyarakat Melalui Penyembahan Patung

Suara Denpasar

Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:50 WIB
Warga Purwakarta Ini Bantah Dedi Mulyadi Telah Musyrikkan Masyarakat Melalui Penyembahan Patung
Tangkapan layar bantahan masyarakat bahwa Dedi Mulyadi musyrikkan penyembah patung (Suara Denpasar)

Suara Denpasar – Warga Purwakarta ini bantah Dedi Mulyadi telah musyrikkan masyarakat melalui penyembahan patung.

Terpublikasinya kasus perceraian antara bupati dan mantan bupati Purwakarta, menyeret isu lain di kabupaten yang mereka pimpin.

Salah satu isu menyatakan bahwa mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dituduh telah memusyrikkan masyarakat.

Tapi kabar itu dibantah banyak warga, salah satunya warga kampung Cilingga, Purwakarta, yang telah mengenal Dedi Mulyadi cukup lama.

Walaupun tidak mengenalnya secara personal, si ibu yang tengah bercerita santai itu mengaku mengamati tindak tanduk Dedi Mulyadi.

Menurutnya, apa yang dilakukan Dedi Mulyadi merupakan aplikasi dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, tidak pandang bulu.

Karena Dedi Mulyadi tidak hanya menolong satu golongan agama saja, tapi semua warganya yang dirasa betul-betul membutuhkan.

Menjadi pejabat publik, ibu yang ceritanya direkam kamera tersembunyi menerangkan bahwa jabatan Dedi Mulyadi didapatkannya tanpa sogokan.

Terlebih hingga meminta warga untuk melakukan perbuatan musyrik, seperti menyembah patung sebagaimana kabar yang banyak beredar.

“Sabaraha taun jadi bupati, wakil bupati, ayeuna jadi DPR eweuh nu disogok sugan ku pak Dedi,” ungkapnya.

Diterjemahkan, berapa tahun jadi bupati, wakil bupati, sekarang DPR gak ada tuh yang disogok oleh pak Dedi.

“Lima juta bae supaya nyembah kana patung anu ngamusrikeun,” ungkapnya lagi dalam bahasa Sunda yang sangat fasih.

Diterjemahkan, lima juta aja supaya menyembah patung yang (kami semua tahu -red) akan menjadikan kami musyrik.

Ditanya tentang alasan Dedi Mulyadi melakukan aksi sosialnya, warga setengah baya itu mengatakan bahwa mantan pemimpinnya itu tulus.

Karena Dedi Mulyadi kerap kali menitikkan air mata saat melakukan aksinya, yang menurutnya sulit jika tidak adanya ketulusan dari hati.

“Berarti lain pencitraan?” tanya seorang laki-laki yang merekam pembicaraan mereka. Diterjemahkan, jadi bukan pencitraan?

“Berarti lain pencitraan,” jawabnya. Diterjemahkan, (betul – red) berarti bukan pencitraan.

Obrolan santai yang diunggah kemarin (9/12) di kanal Youtube WA UCENG CHANNEL itu, telah disaksikan sebanyak 21.000 kali. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sombong! Saat Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta Dana Infrastruktur Desa Rp400 Juta, Era Anne Rp100 Juta

Bukan Sombong! Saat Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta Dana Infrastruktur Desa Rp400 Juta, Era Anne Rp100 Juta

Denpasar | Sabtu, 10 Desember 2022 | 11:49 WIB

Bupati Karawang dan Ambu Anne Kompak Pamer, Seorang Wanita Menangis ke Dedi Mulyadi

Bupati Karawang dan Ambu Anne Kompak Pamer, Seorang Wanita Menangis ke Dedi Mulyadi

Denpasar | Sabtu, 10 Desember 2022 | 10:50 WIB

Diundang Kang Dedi Mulyadi, Ternyata Yessi Belum Sepenuhnya Move on? Ini Harapannya ke Ryan Dono

Diundang Kang Dedi Mulyadi, Ternyata Yessi Belum Sepenuhnya Move on? Ini Harapannya ke Ryan Dono

Denpasar | Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:20 WIB

Terkini

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:07 WIB

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:34 WIB

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:26 WIB

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:05 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB