Bau Tak Sedap PSIS Semarang? Sebut-sebut "Biksu" dan Bom Waktu, Fredyan Wahyu: Harus Dibersihkan

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 31 Desember 2022 | 14:29 WIB
Bau Tak Sedap PSIS Semarang? Sebut-sebut "Biksu" dan Bom Waktu, Fredyan Wahyu: Harus Dibersihkan
Tim PSIS Semarang (@psisfcofficial)

Suara Denpasar - PSIS Semarang diterpa isu tak sedap hingga muncul istilah "Biksu" dan Bom waktu jika tak  dilakukan pembersihan.

Munculnya istilah-istilah itu dari para pemain PSIS Semarang sendiri dan Fredyan Wahyu Ucil menjadi salah satu pemain yang keras bersuara.

Apakah isu di PSIS Semarang tersebut berkaitan dengan kondisi klub saat ini yang berujung dengan hengkangnya sejumlah pemain ke klub lain?

Bisa jadi PSIS Semarang sedang tak baik-baik saja saat ini. Sejumlah pemain saling lontar "kode" melalui media sosial.

Adalah unggahan Septian David Maulana, winger PSIS Semarang, jadi jadi tempat ngumpul para pemain-pemain inti klub.

Dalam unggahan yang menuliskan kalimat ambisius itu, sejumlah pemain laskar Mahesa Jenar pun nimbrung dan turut memberikan komentar-komentarnya.

"Ambisi itu perlu, tapi tidak perlu jadi ambisius." Tetap semangat & selalu waspada akhir akhir ini hujan badai selalu datang setiap hari," unggahan akun @septiandavidmaulana, Sabtu (31/12/2022).

Seakan saling mengikuti perkembangan sebuah isu maka gelandang PSIS Semarang Wawan Febrianto pun turut berkomentar.

"Paham aku captionmu @fredyanwahyusugiyantoro," komentar @w_febriyanto.

Fredyan Wahyu Sugiyantoro yang kena colek pun juga ikut nimbrung dengan kata-kata yang lebih sangar.

Bahkan Fredyan Wahyu Ucil menyampaikan bahwa harus dilakukan pembersihan. Jika tang ingin bom waktu iu meledak setiap saat.

"@w_febriyanto tinggal nunggu mbledose nek biksu biksu kui ra ndang di resiki," tulis akun @fredyanwahyusugiyantoro.

Apakah ini jadi bau tak sedap di tubuh PSIS Semarang? Fans klub tentu saja berharap segera ada perbaikan. Apalagi prestasi klub juga sedang menurun.

Kebetulan sekali pembahasan ini bersamaan dengan sejumlah pemain PSIS Semarang yang dikabarkan segera cabut pindah ke klub lain.

Yang terbaru adalah Frendi Saputra. Bek kawakan PSIS Semarang yang disebut segera merapat ke Dewa United.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Jadi Pindah! PSIS Semarang Perpanjang Kontrak Pemain Senilai Rp3,91 Miliar, Persis Solo Gigit Jari

Tidak Jadi Pindah! PSIS Semarang Perpanjang Kontrak Pemain Senilai Rp3,91 Miliar, Persis Solo Gigit Jari

| Sabtu, 31 Desember 2022 | 14:10 WIB

Bukan ke PSIS Semarang, Eks Pelatih Galatasaray Diromorkan Tangani Klub BRI Liga 1 Ini

Bukan ke PSIS Semarang, Eks Pelatih Galatasaray Diromorkan Tangani Klub BRI Liga 1 Ini

| Sabtu, 31 Desember 2022 | 13:50 WIB

PSIS Semarang Rombak Skuad, Wahyu Prasetyo ke PSM Makassar, Septian David Fix ke Persib?

PSIS Semarang Rombak Skuad, Wahyu Prasetyo ke PSM Makassar, Septian David Fix ke Persib?

| Sabtu, 31 Desember 2022 | 13:45 WIB

Lima Wilayah di Jawa Tengah Terendam Banjir, Ini yang Dilakukan Gubernur Ganjar Pranowo

Lima Wilayah di Jawa Tengah Terendam Banjir, Ini yang Dilakukan Gubernur Ganjar Pranowo

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Desember 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Standar Sosial dan Keterbatasan: Benarkah Uang Membatasi Cara Kita Bahagia?

Standar Sosial dan Keterbatasan: Benarkah Uang Membatasi Cara Kita Bahagia?

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:00 WIB

Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV

Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:00 WIB

Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI

Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:00 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:45 WIB

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB