Suara Denpasar - Kabar heboh beredar di grup WhatsApp. Ini terkait data Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2023.
Yang bikin heboh adalah data nama-nama siswa yang diterima masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Bali yang diduga berasal dari titipan dewan.
Bukan hanya dewan provinsi. Tapi, juga kabupaten dan kota dari lintas partai berlomba-lomba memasukkan nama peserta didik baru agar diterima di sekolah negeri.
Data tersebut, diduga banyak benarnya. Sebab, beberapa nama memang diterima di sekolah sesuai data yang beredar.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali IKN Boy Jayawibawa sampai berita ini diturunkan belum juga bisa dimintai komentar terkait bocornya data siswa baru yang diterima di SMA Negeri. Dan, diduga berasal dari titipan anggota dewan.
Begitu juga beberapa anggota dewan yang dihubungi terkesan mengunci mulut rapat-rapat.
Hanya ada satu, dua yang berkomentar. Itu pun dengan catatan namanya tidak disebutkan.
"Namanya orang minta tolong, apalagi setelah krisis akibat Korona. Ya, kita bantu. Biar anak-anak bisa sekolah, dan sekolah negeri paling terjangkau," jawab salah satu anggota dewan diplomatis, Selasa 4 Juli 2023.
Namun begitu, adanya jalur titipan yang jumlahnya mencapai enam ribu siswa lebih dan data itu diduga benar adanya.
Mengingat, selain nama siswa yang diterima. Ada juga nama anggota dewan yang menitipkan siswa itu.
Kuat dugaan, data itu dibocorkan lingkup internal Disdik Bali.
Sebab, untuk sekolah negeri di Pulau Dewata yang memiliki wewenang adalah Disdik Bali.
Di sisi lain, anggota Dewan yang membantu memasukkan siswa sekolah di sekolah negeri tentu juga berharap.
Di tahun politik nanti, atau pada tahun 2024. Suara mereka bisa bertambah karena sudah membantu warga mencarikan putra dan putri mereka sekolah. ***