Suara Denpasar - Selain memiliki keindahan alam yang sudah diakui dunia. Bali memang surganya tempat untuk bersantai maupun berpesta.
Para penikmat dunia gemerlap kini menjadikan Bali sebagai salah satu rujukan mereka untuk berlibur.
Di antara Beach Club yang ada di Bali sebagian besar adalah dengan kualifikasi yang mewah dan berstandar internasional.
Bukan hanya milik warga negara asing. Di antara Beach Club itu ada juga milik warga Bali maupun pengusaha serta selebritis di tanah air. Berikut rincian kepemilikan Beach Club di Pulau Dewata.
La Brisa dimiliki oleh Gonzalo dan Sandra Assiego dari Spanyol. Sedangkan The Lawn, dimiliki Tai Buddha, seorang peselancar dari Australia.
Lanjut ke Atlas Beach Club yg seharusnya dinamakan Holywings Bali sebelum kontroversi terjadi.
Di sana, pemiliknya ada nama orang-orang top di negeri ini. Di antaranya pengacara kaya raya Hotman Paris dan artis seksi Nikita Mirzani yang memiliki 1 sampai 7 persen saham.
Sedangkan pemegang saham terbesar atau sebanyak 39 persen saham Atlas dipegang oleh Holywings atau PT Aneka Bintang Gading. PT ini adalah gabungan dari Eka Setia Wijaya, Ivan Tanjaya, Marvin Saputra, Jacky Lee, dan Kevin Tanjaya. Pemilik lain Atlas adalah selebgram Andrew dari Surabaya dan Shiarly Hayanto Ang, dll.
Finn's Beach Club dimiliki oleh Tony Smith dan I Wayan Asrama. Ada lagi Cafe Del Mar, dimiliki perusahaan dari Australia.
Mari Beach Club, yang disebut-sebut punya Raffi Ahmad, tapi sebenarnya punya PT Syah Bali Ventura yang dimiliki oleh Surya Andarurachman Putra dan Felly Imransyah.
Potato Head, dimiliki Ronald Akili, Jason Gunawan, dan perusahaan dari Cayman Islands yang disebut sebagai Surga Pajak. ***