Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong disorot usai mengumumkan daftar pemain timnas Indonesia untuk pertandingan kualifikasi piala dunia melawan Brunei Darussalam.
Pasalnya, Salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar di liga 1 musim ini tidak dilirik untuk masuk ke dalam Skuad Timnas Indonesia.
Pemain tersebut adalah Stefano Lilipaly, dikutip dari Transfermarkt, statistik Stefano Lilipaly bersama Borneo FC di Liga 1 2023/2024 cukup mengesankan.
Hal tersebut membuat banyak yang bertanya-tanya apakah Shin Tae-yong membuat kesalahan dengan tidak memanggilnya ke Timnas Indonesia dalam pra Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Stefano Lilipaly padahal sedang dalam performa terbaiknya bersama Borneo FC. Dalam 15 pertandingan, Lilipaly mencetak enam gol dan memberikan delapan assist musim ini.
Jika dihitung, Lilipaly telah berkontribusi pada 14 dari 22 gol Borneo FC di Liga 1 2023/2024, atau sekitar 63 persen dari total gol tim tersebut hingga pekan ke-15.
Data tersebut menjadikan Lilipaly sebagai pemain lokal dengan jumlah gol terbanyak, mengungguli Ramadhan Sananta dan Mohammad Khanafi yang mencetak lima gol di Liga 1 2023/2024 hingga pekan ke-15.
Selain itu, pemain naturalisasi ini juga menjadi pemain lokal dengan jumlah assist terbanyak di Liga 1 2023/2024 hingga pekan ke-15.
Absennya Stefano Lilipaly dari panggilan Timnas Indonesia telah memicu spekulasi bahwa Shin Tae-yong mungkin membuat kesalahan besar.
Terlebih lagi, Shin Tae-yong memilih beberapa pemain yang sedang dalam penurunan performa di Liga 1 2023/2024, seperti Syahrul Trisna, Witan Sulaeman, dan Dimas Drajad. Tidak hanya itu, keputusan untuk memanggil Hokky Caraka, yang juga tidak memiliki statistik mengesankan di level klub dan tim nasional, semakin membingungkan.
Bahkan presiden Borneo FC, Nabil Husein dikabarkan geram dengan keputusan Shin Tae-yong. Kabar tersebut telah menjadi viral di media sosial, terutama di akun @liga1talk yang membagikan foto Lilipaly beserta narasi ucapan yang diklaim berasal dari Nabil.
"GIMANA YA MAU BICARA TAPI PELATIH ITU MEMANG UNIK. KURANG BISA MENILAI KONTRIBUSI PEMAIN. KECUALI NETIZEN BICARA, BARU DIA AGAK PANIK MUNGKIN. CANDA COACH," tulisnya, dikutip Minggu (08/10/2023).(Rizal/*)