Malam Dharma Puruhita Bertema Kedaulatan NKRI

Adhitya Himawan

Kamis, 17 November 2016 | 12:14 WIB
Malam Dharma Puruhita Bertema Kedaulatan NKRI
Pagelaran Dharma Puruhita yang menampilkan kolaborasi drama, tari dan musik dengan tema “Gema Bumi Palapa”. [Dok Djarum Foundation]

Nation Building Beswan Djarum 2016-2017 sengaja mengambil tema Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Pagelaran Dharma Puruhita  sendiri dibuat meriah  dengan menampilkan kolaborasi drama, tari dan musik dengan tema “Gema Bumi Palapa”.

“Ini untuk membangun wawasan kebangsaan sebagai modal kepercayaan diri dan rasa hormat kita sebagai bangsa  yang mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia,” kata Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H Serad, pada puncak acara Dharma Puruhita Beasiswa Djarum, di komplek PRPP, Semarang, Jawa Tengah, Selasa malam (15/11/2016).

Ia mengatakan, Dharma Puruhita yang mengangkat tema kedaulatan NKRI dinilai sangat penting bagi generasi muda Indonesia, khususnya para penerima beasiswa pendidikan (Beswan) plus Djarum 2016-2017.

“Itu salah satu fondasi penting dari kualitas yang diharapkan dari para lulusan perguruan tinggi,” kata Primadi, menambahkan.

Tema yang diusung itu juga tak lepas dari latar belakang berbeda para penerima Beswan Djarum sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang menggambarkan keberagaman bangsa Indonesia.  

Dalam puncak Dharma Puruhita, sengaja mementaskan tema “Gema Bumi Palapa” sebuah kisah berdirinya dan kejayaan kerajaan Majapahit yang digarap secara apik dengan kolaborasi drama tari, musik dan lagu.

Sajian  yang melibatkan seluruh peserta penerima Beswan Plus Djarum itu juga menggambarkan dua sisi kehidupan pemuda pemudi modern dan gambaran kisah kolosal dalam panggung berbeda dengan background layar animasi  disesuaikan dengan alur cerita.

Tercatat pementasan itu dikuti oleh 525 dari 90 kampus itu tampil maksimal mempersembahkan drama cerita  tentang kejayaan kerajaan Nusantara di abad 12 itu.  NKRI yang diangkat sebagai tema sangat nyata tergambarkan dalam pementasan menggambarkan kedigdayaan Majapahit yang tak hanya didukung oleh armada perang, namun juga kepiawaian  dalam berdiplomasi serta mewujudkan kesejahteraan rakyatnya.

Kolaborasi drama yang sebelumnya dilatih oleh pemain profesional di antaranya  tarian garapan koreografer  Denny  Malik serta iringan musik  dari band and orchestra  seakan mengajak penonton terbawa di era abad 12, ketika Majapahit meraih kegemilangan mampu menyatukan wilayah Nusantara. Pementasan yang merangkai dalam Sumpah Palapa Mahapatih Gadjah Mada itu begitu indah oleh paduan antara seni panggung, tari dan iringan musik serta lagu.  

baca juga

Primadi mengaku aksi panggung para pemain yang memukau itu ternyata hanya disiapkan latihan intensif selama lima hari.

“Mereka tidak memiliki  latar belakang seni secara khusus, bukan penari, bukan aktor dan juga bukan penyanyi. Tapi dengan pembekalan soft skills  di nation building ini para Beswan Djarum mampu membangun kebersamaan  dan menyatukan kemampuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Primadi menjelaskan.

Tercatat rangkaian acara pembekalan Beswan Djarum di antaranya diskusi kebangsaan yang menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Menteri Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum  Basuki Hadimuljono, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari dan Amelia Rachim seorang perancang  perhiasan yang bermukim di Italia. Hasyim dan Amelia merupakan alumni Beswan Djarum masing-masing periode 1993-1994 dan 2006-2007.

Selain diskusi kebangsaan peserta Beswan Djarum 2016-1017 juga mengikuti kunjungan budaya. Di antaranya ke Masjid Menara Kudus Jawa Tengah sebagai cagar budaya simbol harmoni antara agama dan budaya penyebaran Islam pada abad 16.

Tak Mudah Melalui Proses Seleksi

Tak mudah bagi mereka yang menerima Beasiswa Djarum 2016-2017, Program Director Bhakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H Serad menyatakan proses seleksi penerima Beswan Djarum melalui beberapa proses.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teater Bunga Penutup Abad

Teater Bunga Penutup Abad

Foto | Kamis, 25 Agustus 2016 | 12:31 WIB

"Bunga Penutup Abad" Sambut 10 Tahun Meninggalnya Pramoedya

"Bunga Penutup Abad" Sambut 10 Tahun Meninggalnya Pramoedya

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2016 | 06:56 WIB

Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda

Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda

Lifestyle | Sabtu, 09 Juli 2016 | 15:21 WIB

Penyanyi Cilik Ini Digandeng Teater Musikal "Shrek The Musical"

Penyanyi Cilik Ini Digandeng Teater Musikal "Shrek The Musical"

Press Release | Jum'at, 06 Mei 2016 | 10:45 WIB

Jangan Lewatkan Pertunjukan "Shrek The Musical"

Jangan Lewatkan Pertunjukan "Shrek The Musical"

Lifestyle | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:31 WIB

Teatrikal Penyaliban Yesus Warnai Perayaan Paskah di Makassar

Teatrikal Penyaliban Yesus Warnai Perayaan Paskah di Makassar

News | Jum'at, 25 Maret 2016 | 15:34 WIB

Ada Apa Antara Cornelia Agatha dan Teater Koma?

Ada Apa Antara Cornelia Agatha dan Teater Koma?

Entertainment | Rabu, 02 Maret 2016 | 11:22 WIB

Ketika Jati Diri Semar Digugat

Ketika Jati Diri Semar Digugat

Lifestyle | Kamis, 03 Maret 2016 | 07:15 WIB

Pementasan Teater Emka

Pementasan Teater Emka

Foto | Selasa, 15 Desember 2015 | 11:01 WIB

Inspektur Jendral, Gelisah Kota yang Korup Kedatangan Penyidik

Inspektur Jendral, Gelisah Kota yang Korup Kedatangan Penyidik

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2015 | 18:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru

Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB

Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern

Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:58 WIB

×