Tapi Ahmad Dhani tahu kalian sudah beda pandangan politik?
Iya tahu. Tapi saya sudah bilang, 'Wah sorry yah bro, kita tetap berkawan yah'. Karena kan sebagai kader PKB garis tangannya saya harus berada di posisi Jokowi.

Kalau tiba-tiba Ahmad Dhani 'menyerang' Anda nanti selama masa kampanye gimana?
Yah saya juga akan balas, hahaha. Tapi saya tidak menyerang secara pribadi. Saya cuma bagian menetralisir fitnah. Saya akan jawab tuduhan-tuduhan tidak benar saja.
Memang gaya kampanye Anda seperti apa?
Ya saya punya gaya sendiri dalam kampanye di sosial media. Pokoknya yang lugas, tegas dan cerdas.
Pakai Meme muka sendiri juga kayaknya?
Iya iya iya. Itu bagian promosi sebagai caleg juga. Dengan pakai wajah nyata saya, bisa terlihat kalau saya juru kampanye, caleg juga. Jadi mudah dicerna sama publik kalau pakai meme.
Jadi juru kampanye nggak takut punya haters?
Yah memang begitulah politik. Kita yang dukung Jokowi, pasti banyak haters dari tim sebrang. Sebetulnya itu masalah. Tapi kita harus meyakinkan jangan salah pilih presiden.

Berapa sih bayaran jadi Jurkam?
Nggak dibayar. Nggak perlu lagian juga. Saya kan sudah daftar jadi caleg. Kalau seandainya nggak jadi caleg yah baru minta jabatan. Haha. Nggak kok, intinya kalau nggak jadi caleg yah jadi pengacara saja.
Memang lebih nyaman mana pengacara sama politikus?
Yah lebih enak jadi pengacara lah. Karena Pejabat negara rawan diincar KPK. Kalau pengacara mah hidup kita damai sentosa tidak ketar-ketir.
Terakhir, mungkin bikin lagu kayak Ahmad Dhani buat kampanye nanti?