Suara.com - Banyak anggapan kalau artis adalah dunia yang dekat dengan narkotika. Meski tak menampik anggapan tersebut, Rian D'Masiv memastikan kalau rekan-rekannya di D'Masiv bebas dari narkoba.
"Alhamdulillah kami juga nggak pernah menyentuh yang gitu-gitu ya. Alhamdulillahnya seperti itu," kata Rian D'Masiv, saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Rian, Dwiki, Nurul Damar Ramadan, Rayyi dan Wahyu Piadji sudah mengetahui konsekuensi yang akan terjadi, bila menyentuh narkotika.
"Jadi sudah tahu lah risiko-risikonya dan impact-nya berat dan lebar kalau kami pakai. Karena kalau sudah ketangkep kan yang rugi banyak," ujar Rian D'Masiv.
![Band D'Masiv saat merayakan ulang tahun ke-17 [Suara.com/Evi Ariska]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/04/59801-band-dmasiv-saat-merayakan-ulang-tahun-ke-17-suaracomevi-ariska.jpg)
Selain si pemakai, keluarga terdekat hingga para kru yang bekerja bakal menanggung malu.
"Nggak cuma keluarga, orang-orang, kru dan sebagainya," sambungnya.
Rian D'Masiv pun tidak memungkiri siapa saja bisa terkena narkotika. Apa pun profesinya selama tidak mawas diri maka orang bisa terjerat narkotika.
"Sebenarnya sehat, sering olahraga atau nggak, nggak ada pengaruhnya. Narkoba itu bisa dengan siapa pun maksudnya bisa ketergantungan siapapun. Apapun profesinya, profesi apapun bisa ketergantungan narkoba," jelas Rian
Menurut Rian, narkotika bisa kita hindari selama pikiran kita berbicara bahwa obat narkoba itu tidak baik.
"Jadi balik lagi, kitanya sendiri harus tahu bahwa narkoba itu tidak baik. Belum lagi hukumannya berat gitu kan. Ya belum lama kan ada drummer J Rocks juga, Anton juga kena," jelas Rian D'Masiv.
"Jujur prihatin lah, sedih juga. Ada teman-teman harus kena gitu. Tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa juga ketika sudah tertangkap. Jadi yang kita bisa lakukan adalah berdoa saja supaya kembali lagi, beraktivitas lagi seperti biasa, sembuh, nggak ketergantungan lagi," harap Rian D'Masiv.