Kronologi Lengkap Penangkapan Dokter Richard Lee, Dibebaskan Atas Perintah Kapolri

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 12 Agustus 2021 | 21:31 WIB
Kronologi Lengkap Penangkapan Dokter Richard Lee, Dibebaskan Atas Perintah Kapolri
Dokter Richard Lee (kedua kiri) menjawab pertanyaan dari awak media usai dibebaskan oleh pihak kepolisian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8/2021) malam. [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Dokter Richard Lee akhirnya dibebaskan setelah sempat ditangkap atas tuduhan ilegal akses dan menghilangkan barang bukti. Berikut kronologi lengkap penangkapan dokter Richard Lee.

Pembebasan dokter Richard Lee merupakan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Didampingi pengacara dan istrinya, dokter Richard keluar dari Polda Metro Jaya pada Kamis (12/8/2021) malam.

Penangkapan dokter Richard Lee sempat membuat nama Kartika Putri terseret. Seperti diketahui, keduanya sempat berseteru karena dugaan kasus pencemaran nama baik. Untuk lebih jelasnya, simak kronologi lengkap penangkapan dokter Richard Lee hingga berujung dibebaskan.

1. Dijemput paksa

Dokter Richard Lee saat diamankan [Instagram]
Dokter Richard Lee saat diamankan [Instagram]

Penangkapan dokter Richard Lee terendus publik setelah istrinya, Reni Effendi, mengunggah video yang menunjukkan suaminya dijemput paksa di rumahnya, di Palembang, Sumatera Selatan.

Wajah dokter Richard juga terlihat panik saat dibopong oleh diduga anggota kepolisian. Ia sempat beralasan ingin ke toilet serta berusaha melepaskan pegangan yang mengikat.

"Tolong pak, saya mau ke toilet dulu pak," suara dokter Richard panik sambil berusaha merengkuh istrinya.

"Suami saya mau ke toilet dulu pak!!," teriak sang istri.

2. Istri Protes Keras

baca juga

Dalam story selanjutnya, Reni Effendi menceritakan keluh kesahnya. Ia memprotes suami dijemput paksa mirip teroris.

"Suami saya ditangkap paksa oleh polisi, memang hukum begini ya asal main tangkap paksa aja, suami saya kok diperlakukan seperti kriminal dan teroris?," ucapnya.

"Padahal suami saya kan bukan kriminal bukan teroris, memang bisa ya main tangkap paksa? Please aku mau tanya ini benar nggak hukum itu begini?," imbuh Reni Effendi.

3. Kuasa hukum tak bisa mendampingi

Sebelum digelandang polisi, dokter Richard Lee rupanya sempat menghubungi pengacaranya, Razman Arif Nasution, untuk meminta tolong.

Razman Arif Nasution menyebut pihak polisi sebelumnya mengaku datang dalam rangka memeriksa HP dokter Richard Lee terkait Instagram dan tak akan melakukan penangkapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Hilangkan Barang Bukti, Dokter Richard Lee Bilang Begini

Soal Hilangkan Barang Bukti, Dokter Richard Lee Bilang Begini

Entertainment | Kamis, 12 Agustus 2021 | 21:11 WIB

Dokter Richard Lee Kooperatif Jadi Alasan Polisi Tak Lakukan Penahanan

Dokter Richard Lee Kooperatif Jadi Alasan Polisi Tak Lakukan Penahanan

Entertainment | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:59 WIB

Dokter Richard Lee Tidak Ditahan, Razman Klaim Atas Perintah Kapolri

Dokter Richard Lee Tidak Ditahan, Razman Klaim Atas Perintah Kapolri

Lampung | Kamis, 12 Agustus 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:44 WIB

×