Menelisik Penonton Serial WeTV Kupu Malam

Ferry Noviandi

Selasa, 06 Desember 2022 | 18:15 WIB
Menelisik Penonton Serial WeTV Kupu Malam
Michelle Ziudith di series Kupu Malam. [WeTV]

Survei yang diungkap The Trade Desk pada Maret tahun ini mengatakan konsumsi layanan OTT di Indonesia tertinggi di pasar Asia Tenggara, dengan pertumbuhan sebesar 40 persen. Trade Desk menemukan, satu dari tiga orang Indonesia menonton konten OTT, dengan konsumsi 3,5 miliar jam konten setiap bulannya.

Dikatakan, jumlah penonton Indonesia di awal Desember ini telah melampaui rekor penonton tahun 2019 yang mencapai 51.901.746. Di layanan streaming, 50-an juta penonton telah diraih OTT di Indonesia tahun lalu. Artinya, jutaan penonton yang diraih Kupu Malam adalah hal lumrah.

"Digital Sinetron"

Manoj Punjabi, produser MD Pictures yang memproduksi Kupu Malam untuk WeTV, pernah mengatakan dalam suatu tayangan YouTube, kalau kini eranya web-series yang disebutnya "digital sinetron". Bila diartikan, hal itu berarti tayangan mirip sinetron yang ditujukan bagi penonton digital (baca: OTT).

MD Pictures awalnya lebih dikenal sebagai pabrik pembuat sinetron sukses. Mereka telah melahirkan Bawang Merah-Bawang Putih serta Cinta Fitri hingga berjilid-jilid. Memindahkan medium sinetron ke OTT bukan hal sulit bagi mereka.

Bedanya, bila sinetron di TV bisa ditonton gratis, untuk OTT konsumen mesti berlangganan. Minimal membayar pulsa kuota data internet. Maka, "digital sinetron" di OTT umumnya punya production value yang lebih baik dari tayangan sinetron di TV. Ceritanya mungkin sama soal perselingkuhan, tapi penggarapannya tidak melulu serba close-up, serba terang-benderang dan over-acting.

Nah, tambahan pula, penonton sinetron di TV bisa jadi telah hijrah ke OTT. Menurut laporan The Trade Desk dan Kantar, saat ini satu dari tiga orang Indonesia menonton konten OTT dengan rata-rata 41,4 jam per bulannya. Mungkin, karena sebelumnya mereka menonton sinetron di TV gratis (free to air), kini mereka juga nonton tayangan yang ceritanya mirip sinetron di OTT.

Di situlah kenapa Kupu Malam banyak ditonton. Serial yang dibintangi Michelle Ziudith, Lukman Sardi dan Kenny Austin ini sejatinya punya cerita yang mirip sinetron.

[SPOILER ALERT! Yang tak ingin tahu kejutan cerita Kupu Malam silakan lewati dua paragraf di bawah.]

baca juga

Alkisah, seorang perempuan (Michelle Ziudith) terjerumus ke lembah hitam prostitusi demi membiayai pengobatan sang adik. Selama jadi pelacur ia memegang prinsip tak berciuman bibir dan ogah melayani pelanggan yang sama lebih dari sekali. Hal ini membuat ia jadi pelacur nomor satu karena selalu dicari klien. Salah satu klien (Lukman Sardi) terobsesi ingin mengencaninya lebih dari sekali. Sang pelacur bergeming pada prinsipnya. Hingga satu kali, adiknya harus dioperasi karena penyakitnya sudah terlalu parah. Ia galau akan prinsip yang sudah dipegangnya teguh. Ia menerima tawaran dari klien yang terobsesi dengannya tadi.

Poster Kupu-Kupu Malam (Twitter/MDEntertainment)
Poster Kupu Malam (Twitter/MDEntertainment)

Namun, sebelum ia ditiduri untuk kedua kali, sang adik meninggal. Ia lantas membatalkan transaksi. Ia kabur ke Bali dan memulai hidup baru. Di sana, ia bertemu pria baru (Kenny). Ia membuka hatinya lagi untuk sang pria. Namun, kejutannya, sang pria ternyata putra klien yang terobsesi dengannya.

[Spoiler atau bocoran cerita berakhir di sini.]

Dengan cerita model sinetron tapi digarap serius, dan terutama ditambah bumbua degan seks yang tak mungkin tayang di TV, Kupu Malam terbukti sukses meraup jutaan penonton di setiap tayangan episodenya. Bila menengok ke tahun 1970-an, cerita ini formula sudah terbukti sukses di masa itu.

Sekali lagi, WeTV berhasil menangguk penonton setelah tahun lalu sukses dengan Layangan Putus (2021) yang jadi fenomena viral. Bila ditelisik lebih jauh, penonton Layangan Putus tak beda dengan Kupu Malam dengan tema dewasa yang dekat bagi penonton sinetron. Cerita perselingkuhan, cerita cinta melodrama pacarku adalah putra mantan klienku sudah diakrabi penonton yang sebelumnya nonton cerita sejenis di TV gratis.***

Ditulis oleh Ade Irwansyah, seorang pengamat film dan TV. Menulis buku Seandainya Saya Kritikus Film (2009). Artikel ini adalah opini pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fantasi Liar Arif Dirgantara di Kupu-Kupu Malam Episode 3, Paksa Flo Terima Ajakannya Bercinta, Sang Konglomerat Jatuh Hati atau Terobsesi?

Fantasi Liar Arif Dirgantara di Kupu-Kupu Malam Episode 3, Paksa Flo Terima Ajakannya Bercinta, Sang Konglomerat Jatuh Hati atau Terobsesi?

Bandung | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:39 WIB

Trailer Kupu Kupu Malam Episode 4A: Raffi Terkejut Saat Laura Ceritakan soal Masa Lalunya

Trailer Kupu Kupu Malam Episode 4A: Raffi Terkejut Saat Laura Ceritakan soal Masa Lalunya

Sumedang | Selasa, 06 Desember 2022 | 12:11 WIB

Sinopsis Kupu Kupu Malam Episode 4A dan 4B, Simak Jadwal Tayang Gratis di Sini

Sinopsis Kupu Kupu Malam Episode 4A dan 4B, Simak Jadwal Tayang Gratis di Sini

Sumedang | Selasa, 06 Desember 2022 | 11:38 WIB

Terkini

4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura

4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:21 WIB

Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya

Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:07 WIB

Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack

Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:00 WIB

Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung

Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:24 WIB

Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12

Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:15 WIB

Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'

Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 20:32 WIB

Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu

Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 18:59 WIB

Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere

Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 17:54 WIB

Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah

Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 15:51 WIB

Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru

Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 15:34 WIB

×