Susno Duadji Ragukan Pernyataan 2 Saksi Kasus Vina: yang Disampaikan Impossible

Ferry Noviandi, Adiyoga Priyambodo

Senin, 03 Juni 2024 | 16:57 WIB
Susno Duadji Ragukan Pernyataan 2 Saksi Kasus Vina: yang Disampaikan Impossible
Profil Susno Duadji (Antara)

Suara.com - Eks Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji memberikan komentar pedas terhadap dua saksi kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon yang belakangan ramai muncul di media yakni Melmel dan Aep.

Perhatian utama Susno Duadji tertuju ke saksi Aep, yang dulu juga dimintai keterangan dalam persidangan kasus Vina dan Eky. Ia meyakini bahwa apa yang Aep sampaikan sejak awal penuh kebohongan.

"Aep ini bohong. Sesuatu yang dia sampaikan itu impossible, tidak mungkin," ujar Susno Duadji mengutip dari kanal YouTube tvOneNews, yang diunggah baru-baru ini.

Susno Duadji merinci kebohongan Aep satu per satu. Pertama, Aep diduga mengarang cerita soal alibinya saat menyaksikan detik-detik penyerangan Vina dan Eky.

"Dia katakan, dia melihat peristiwa itu delapan tahun yang lalu. Dia berdiri di depan warung dari bengkel. Ternyata, warung itu tidak ada," kata Susno Duadji.

Kedua, Susno Duadji menyoroti cerita Aep yang mengaku bisa melihat jelas wajah para pelaku, termasuk Pegi Setiawan.

"Jarak dia berdiri dengan lokasi peristiwa sekitar 100 meter. Malam hari, tapi dia bisa tahu pelaku naik apa, tahu merek sepeda motornya, warna sepeda motornya. Dia juga katakan, 'saya tidak kenal tapi ingat wajahnya'," imbuh Susno Duadji.

Sementara terkait kesaksian lelaki bernama Melmel yang belakangan muncul di publik, Susno Duadji merasa tidak ada yang bisa dikomentari lebih banyak karena ceritanya tidak masuk akal.

"Itu kalau saya, belum meriksa saja saya sudah tahu kalau ini pasti bohong," ucap Susno Duadji.

baca juga
Fakta Linda Sahabat Vina Cirebon (Kolase Instagram)
Vina Cirbeon. [Instagram]

Susno Duadji pun meminta hakim mencabut kesaksian Aep dan Melmel andai kelak keterangan keduanya terbukti dijadikan dasar memidanakan Pegi Setiawan.

"Sudah lah, yang begini-begini, mohon hakim praperadilan yang akan menyidangkan ini, kalau keterangan saksi itu dipakai Polri, gugurkan saja," tutur Susno Duadji.

Susno Duadji juga meminta Polri menindak tegas Aep dan Melmel andai dugaan menyampaikan kesaksian palsu terbukti.

"Minta juga Polri untuk menyidik bahwa dia ini kesaksian bohong," kata Susno Duadji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegi Setiawan Disebut Korban Salah Tangkap Kasus Vina Cirebon, Begini Pembelaan Eks Kapolda Jabar

Pegi Setiawan Disebut Korban Salah Tangkap Kasus Vina Cirebon, Begini Pembelaan Eks Kapolda Jabar

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 13:16 WIB

Pegi Setiawan Ternyata Masih Satu Kampung dengan Saka Tatal

Pegi Setiawan Ternyata Masih Satu Kampung dengan Saka Tatal

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 11:59 WIB

Saka Tatal Ditangkap Saat Antar Motor Terpidana Lain ke Tongkrongan

Saka Tatal Ditangkap Saat Antar Motor Terpidana Lain ke Tongkrongan

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 11:03 WIB

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:45 WIB

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:30 WIB

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

×