Menit Tambahan Jadi Lembaran Kedua Lomba Sihir yang Lebih Cadas

Yohanes Endra

Kamis, 11 Juli 2024 | 14:25 WIB
Menit Tambahan Jadi Lembaran Kedua Lomba Sihir yang Lebih Cadas
Lomba Sihir. [istimewa]

Suara.com - Lomba Sihir telah kembali. Setelah berhasil memukau blantika musik Indonesia dengan album perdana penuh pujian yang bertajuk Selamat Datang Di Ujung Dunia pada tahun 2021 silam, band alternative-pop yang beranggotakan Baskara Putra, Natasha Udu, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, dan Tristan Juliano ini siap membuka lembaran kedua dalam diskografi mereka dengan karya musik bertajuk "Menit Tambahan".

Digadang sebagai lead single untuk album kedua mereka kelak, "Menit Tambahan" diluncurkan oleh label musik Sun Eater per tanggal 28 Juni 2024.

Selain single terbaru "Menit Tambahan", lembaran kedua Lomba Sihir juga akan turut dibuka dengan konser showcase yang bertajuk "2 Jam Bersama Lomba Sihir" yang siap diselenggarakan pada tanggal 24 dan 25 Juli 2024 di Creative Culture Space, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Lomba Sihir. [istimewa]
Lomba Sihir. [istimewa]

Terdapat identitas dan struktur yang sedikit berbeda yang diperkenalkan oleh Lomba Sihir lewat karya terbaru mereka yang satu ini. Berdurasi 4 menit dan 6 detik, "Menit Tambahan" lebih mengedepankan sisi Lomba Sihir yang lebih cadas bergema dengan Natasha Udu mengambil peranan sebagai vokalis utama.

"Menit Tambahan" sendiri dapat diumpamakan sebagai himne penyemangat bagi para audiens musik yang harus memasuki 'ronde kedua' kehidupan yang mungkin lebih berat dibandingkan tantangan yang pernah mereka hadapi sebelumnya: "Bersilang suara di kepala / Tentang waktu yang tersisa / Berapa menit tambahan yang kau miliki / Sebelum peluit panjang, jangan berhenti"

Lomba Sihir pun membeberkan bahwa era kedua mereka pasca Selamat Datang Di Ujung Dunia dan narasi di balik lagu "Menit Tambahan" ini berpangkal dari pengambilan keputusan yang teramat matang.

"Setelah melakukan diskusi yang cukup mendalam di antara kami berlima, kami pun tiba pada dua kesimpulan. Pertama, kami siap untuk melanjutkan petualangan kami sebagai Lomba Sihir. Kedua, kami semua sama-sama mempunyai perspektif yang menarik mengenai waktu," terang Lomba Sihir.

"Bila kita bicara tentang waktu, itu artinya kita menyinggung tentang bertambahnya usia, tekanan sosial yang dirasakan seiring kita bertambah usia, kekhawatiran baru setelah pandemik, dan lain sebagainya. Waktu pun kemudian menjadi episentrum bagi album kedua kami kelak -- diawali dengan single pembuka yang bertajuk 'Menit Tambahan' ini."

Secara lebih spesifik, Lomba Sihir memandang lagu "Menit Tambahan" sebagai cerminan perubahan sikap dalam hidup setelah melalui tiga tahun pandemik.

baca juga

"Yang menarik adalah pandemik tidak hanya mempengaruhi kesehatan raga dan industri musik Indonesia, tetapi juga mindset dan kondisi psikologis kita," lanjut Lomba Sihir.

"Sebagai band, kami pun melihat masa kini layaknya kesempatan kedua setelah melalui ujian yang cukup panjang. Kesempatan kedua ini patut dimanfaatkan sebaik mungkin, tapi, di saat bersamaan, kita tidak bisa menyangkal kekhawatiran bahwa bisa saja ronde kehidupan yang satu ini akan lebih brutal daripada ketika ronde pandemik."

Dari segi musikalitas, "Menit Tambahan" menandakan keberangkatan Lomba Sihir menuju ke teritori sonik yang berbeda. Lomba Sihir pun mengungkapkan bahwa warna musik "Menit Tambahan" yang lebih lugas ini bertumpu pada keinginan mereka untuk memasukan lebih banyak 'human touch' di era kedua mereka kelak.

"Untuk proses bermusik kita kali ini, kita lebih menggemari meracik musik kami secara lebih konvensional ketimbang menghabiskan waktu di depan komputer atau synthesizer," tutur Lomba Sihir mengenai arahan musik mereka tersebut.

"Dari segi emosi, misi utama kami adalah bagaimana caranya menyampaikan emosi yang lebih 'mentah' dan blak-blakan. Namun, di sisi lain, kompleksitas emosi yang para pendengar nikmati sejak era Selamat Datang Di Ujung Dunia masih tetaplah utuh."

Lomba Sihir. [istimewa]
Lomba Sihir. [istimewa]

Pada akhirnya, sebagai lead single, "Menit Tambahan" barulah menjadi cuplikan dari sebuah tubuh yang lebih lengkap yang akan dimanifestasikan lewat album kedua mereka kelak. Apakah Lomba Sihir akan kembali mendemonstrasikan selera humor mereka yang sarkastik namun tajam? Apakah akan ada lebih banyak kejutan lagi dari segi genre dan warna musik?

Untuk saat ini, Lomba Sihir cukup memberikan jawaban, "Humor sarkastik kami akan terus ada, tapi kali ini, bukannya menyindir Jakarta, kami mungkin akan lebih menyindir diri kami sendiri. Album kedua kami akan lebih berorientasi pada faktor internal dan bukannya faktor eksternal. Selain 'waktu', kami rasa keyword lainnya yang bisa mendeskripsikan album kedua kami kelak adalah 'refleksi'.

"Menit Tambahan" oleh Lomba Sihir dirilis di bawah naungan label musik Sun Eater dan bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) per hari Jumat, 28 Juni 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindia Protes Lagunya Dipakai Promosikan Produk Pro Israel

Hindia Protes Lagunya Dipakai Promosikan Produk Pro Israel

Entertainment | Rabu, 17 April 2024 | 15:00 WIB

Pendidikan dan Agama Baskara Putra Alias Hindia, Tak Terima Lagunya Dipakai Zara Promosikan Produk Pro Israel

Pendidikan dan Agama Baskara Putra Alias Hindia, Tak Terima Lagunya Dipakai Zara Promosikan Produk Pro Israel

Lifestyle | Rabu, 17 April 2024 | 13:32 WIB

Hindia Umumkan Album Menari dengan Bayangan Capai 1 Miliar Streams

Hindia Umumkan Album Menari dengan Bayangan Capai 1 Miliar Streams

Your Say | Rabu, 10 April 2024 | 14:15 WIB

Hindia Buka-bukaan Soal Inspirasi Musik, Pengaruh Lagu, hingga Penyegaran Konsep Tur

Hindia Buka-bukaan Soal Inspirasi Musik, Pengaruh Lagu, hingga Penyegaran Konsep Tur

wawancara | Minggu, 17 Maret 2024 | 21:42 WIB

Pecahkan Joyland Festival Bali dengan 'Cincin', Hindia Kelelahan hingga Jatuhkan Diri di Panggung

Pecahkan Joyland Festival Bali dengan 'Cincin', Hindia Kelelahan hingga Jatuhkan Diri di Panggung

Entertainment | Senin, 04 Maret 2024 | 05:45 WIB

3 Lagu Hindia yang Dijamin Bikin Hidup Jadi Lebih Baik!

3 Lagu Hindia yang Dijamin Bikin Hidup Jadi Lebih Baik!

Your Say | Minggu, 03 Maret 2024 | 20:55 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×