Hotman Paris Soroti Sisi Lain Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Singgung Posisi Pengacaranya

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 23 Juli 2025 | 15:15 WIB
Hotman Paris Soroti Sisi Lain Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Singgung Posisi Pengacaranya
Hotman Paris Soroti Sisi Lain Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Singgung Posisi Pengacaranya. [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melayangkan kritik tajam terhadap praktik penegakan hukum di Indonesia yang dinilainya tidak menghormati profesi advokat.

Pria berusia 65 tahun itu menyoroti posisi pengacara yang kerap ditempatkan di belakang klien saat proses pemeriksaan, sebuah pemandangan yang menurutnya sangat menyedihkan dan merendahkan martabat.

Kritik kali ini disampaikannya dengan merujuk pada sebuah momen saat Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) diperiksa di kepolisian.

Hotman menyayangkan posisi kuasa hukum yang hanya bisa duduk di belakang punggung orang yang diperiksa.

"Martabat pengacara. Di Komisi III DPR, di mana saya singgung soal waktu Pak Jokowi diperiksa di Polda, pengacaranya duduk di belakang punggung," ujar Hotman dalam sebuah pernyataan video.

Presiden ke-7 Jokowi saat selesai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Mapolresta Solo, Rabu (23/7/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
Presiden ke-7 Jokowi saat selesai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Mapolresta Solo, Rabu (23/7/2025). [Suara.com/Ari Welianto]

Advokat nyentrik ini menegaskan bahwa kritiknya bukan ditujukan kepada pribadi Jokowi, melainkan kepada sistem hukum di Indonesia secara keseluruhan.

Menurutnya, insiden tersebut adalah cerminan dari betapa kurangnya penghargaan terhadap profesi pengacara dalam proses hukum.

"Saya tidak mengkritik Pak Jokowi. Saya mengkritik hukum kita yang sangat tidak menghormati profesi pengacara," tegasnya.

Bagi Hotman, seorang pengacara seharusnya mendampingi klien dengan duduk di samping, bukan di belakang.

baca juga

Pendampingan, dalam definisinya, berarti adanya interaksi dan diskusi bebas antara pengacara dan klien selama pemeriksaan berlangsung.

"Bayangkan, pengacara duduk di belakang dari orang yang dibela," keluhnya. "Pengertian didampingi artinya duduk di samping dia, bukan di belakang pantat si klien, oke. Duduk di samping dia dan bebas berdiskusi," lanjut bos Atlas Beach Club itu.

Pria berdarah Batak ini tak lupa menyerukan agar momentum pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) dimanfaatkan untuk memperbaiki keadaan ini.

Ia secara khusus menyampaikan pesannya kepada Komisi III DPR serta Menteri Hukum dan HAM.

"Makanya kepada Komisi III DPR, kepada Bapak Menteri Hukum dan Wakil Menteri Hukum, inilah kesempatan bagi bapak-bapak untuk berbakti kepada nusa dan bangsa," serunya.

Hotman menekankan bahwa pengesahan KUHAP yang berpihak pada hak-hak tersangka dan saksi akan menjadi warisan berharga yang bisa berlaku hingga puluhan tahun ke depan.

Ia mengingatkan para pemangku kebijakan bahwa suatu saat nanti, mungkin saja anak cucu mereka yang akan membutuhkan perlindungan hukum.

Menurut Hotman, perubahan dalam KUHAP sangat vital, terutama untuk melindungi masyarakat miskin yang tidak mampu membayar jasa pengacara.

Ia menyebut data Bank Dunia yang menyatakan 194 juta penduduk Indonesia tergolong miskin.

"Karena KUHAP ini begitu disahkan, bisa berlaku 10 sampai 50 tahun ke depan. Pada saat itu, bapak-bapak sudah tidak menjabat," jelas Hotman.

"Ini benar-benar dibutuhkan kemurahan hati dari Komisi III maupun Menteri Hukum, untuk sekarang lah, golkan KUHAP yang melindungi rakyat miskin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamer Bukti Fotokopi, Roy Suryo Ngotot Sebut Ijazah Jokowi Palsu: Kami Tanggung Jawab Dunia-Akhirat

Pamer Bukti Fotokopi, Roy Suryo Ngotot Sebut Ijazah Jokowi Palsu: Kami Tanggung Jawab Dunia-Akhirat

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:53 WIB

Prabowo 'Sowan' ke Jokowi, Nasib Gibran dan Menteri Loyalis di Ujung Tanduk?

Prabowo 'Sowan' ke Jokowi, Nasib Gibran dan Menteri Loyalis di Ujung Tanduk?

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:29 WIB

Kubu Roy Suryo dkk Bongkar Anomali: Hari Ini Hukum Seolah-olah di Bawah Ketiak Jokowi

Kubu Roy Suryo dkk Bongkar Anomali: Hari Ini Hukum Seolah-olah di Bawah Ketiak Jokowi

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:10 WIB

BREAKING NEWS! Polda Metro Jaya Sita Ijazah Sarjana Jokowi

BREAKING NEWS! Polda Metro Jaya Sita Ijazah Sarjana Jokowi

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 14:02 WIB

Tuntas! Ini Momen Jokowi Selesai Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo

Tuntas! Ini Momen Jokowi Selesai Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo

Foto | Rabu, 23 Juli 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×