Kisruh Royalti Musik Makin Panas, Ahmad Dhani Sebut Ada Label di Balik LMKN

Yohanes Endra, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:43 WIB
Kisruh Royalti Musik Makin Panas, Ahmad Dhani Sebut Ada Label di Balik LMKN
Ahmad Dhani ungkap LMK sebenarnya milik sebuah label ([Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Polemik royalti musik di Indonesia kembali memanas. Musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani, melontarkan pernyataan tajam yang menyebut adanya pengaruh besar label rekaman di dalam Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Dalam sebuah diskusi bersama vokali Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud di Liputan 6 SCTV, Ahmad Dhani dengan tegas menyatakan bahwa struktur LMK yang ada saat ini membuat kepentingan label menjadi dominan.

"Sudahlah, LMK itu pasti bosnya label," ujar Ahmad Dhani dilansir dari Youtube Liputan 6 SCTV.

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai alokasi dan distribusi royalti yang seharusnya menjadi hak para pencipta lagu dan musisi.

Pernyataan Dhani ini menyoroti kerumitan sistem yang selama ini berjalan, di mana banyak pihak merasa dirugikan karena ketidakjelasan sistem royalti yang diterapkan LMK.

Ngaku Pilih Mulan Karena Salihah, Ahmad Dhani Kena Semprot Netizen!
Ngaku Pilih Mulan Karena Salihah, Ahmad Dhani Kena Semprot Netizen!

Ahmad Dhani mengibaratkan situasi ini seperti benang kusut yang sulit diurai.
"Kalau enggak diketahui siapa yang salah, apanya yang salah, kita enggak bisa memperbaiki apa-apa," tegas Dhani.

Karena itu, suami Mulan Jameela ini berpendapat bahwa penyelesaian sengketa semacam ini idealnya dibawa ke ranah hukum.

"Makanya semua urusan beginian ya paling enak dibawa ke hakim," tambahnya.

Di sisi lain, Cholil Mahmud, musisi dan Plt. Ketua Umum Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), memberikan pandangan berbeda dengan Ahmad Dhani dalam diskusi tersebut.

baca juga

Menurutnya Cholil Mahmud, polemik yang terjadi saat ini berakar dari rendahnya pemahaman publik dan sebagian pelaku industri musik itu sendiri mengenai konsep hak cipta dan royalti.

"Kalau royalti sebenarnya, pemahaman publik ternyata masih sangat rendah ya," ungkap Cholil.

Vokalis grup band Efek Rumah Kaca ini menjelaskan bahwa Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) seperti KCI sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an, tetapi kesadaran akan pentingnya royalti baru mengemuka belakangan ini.

Cholil Mahmud menekankan bahwa hak cipta bukanlah kepemilikan absolut, melainkan memiliki fungsi sosial yang juga harus dipertimbangkan.

"Karena di dalam hak cipta itu enggak absolut kepemilikannya. Dia ada unsur sosialnya, buat publik," jelasnya.

Cholil Mahmud lantas mencontohkan kasus band yang tampil di acara pernikahan.

Jika musisi yang tampil dibayar, maka sudah sewajarnya pencipta lagu yang karyanya dibawakan dalam acara tersebut juga mendapatkan hak ekonominya.

Cholil Mahmud mengatakan ini adalah prinsip keadilan atau fairness yang menjadi dasar dari sistem royalti.

Persoalan muncul ketika sistem distribusi dan pengumpulan royalti dianggap tidak transparan dan tidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan musisi.

Ahmad Dhani sendiri mengaku sering dituduh sebagai pemicu kembali keributan soal royalti ini.

"Perlu digarisbawahi dulu, banyak netizen yang menuduh saya memulai ini," katanya sambil tertawa.

Namun, ia menegaskan bahwa langkahnya ini untuk memperjuangkan hak para pencipta lagu yang selama bertahun-tahun merasa tidak mendapatkan keadilan, terutama dari penyelenggaraan konser besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh Royalti Musik, Apa Perbedaan WAMI dan LMKN?

Kisruh Royalti Musik, Apa Perbedaan WAMI dan LMKN?

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:14 WIB

Dituding Malak, Ahmad Dhani Sebut Once Mekel Tak Paham Konsep Royalti

Dituding Malak, Ahmad Dhani Sebut Once Mekel Tak Paham Konsep Royalti

Entertainment | Kamis, 14 Agustus 2025 | 10:58 WIB

4 Fakta Kunci di Balik Aksi Tompi 'Gebrak Meja' Lawan Sistem Royalti Musik

4 Fakta Kunci di Balik Aksi Tompi 'Gebrak Meja' Lawan Sistem Royalti Musik

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:42 WIB

Membongkar 'Kotak Pandora' Royalti Musik: Di Balik Protes Tompi, Ada Apa dengan WAMI dan LMK?

Membongkar 'Kotak Pandora' Royalti Musik: Di Balik Protes Tompi, Ada Apa dengan WAMI dan LMK?

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:28 WIB

Tompi 'Gebrak Meja', Keluar dari WAMI dan Gratiskan Lagunya: Jawaban Gak Masuk Akal Sehat Saya

Tompi 'Gebrak Meja', Keluar dari WAMI dan Gratiskan Lagunya: Jawaban Gak Masuk Akal Sehat Saya

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:15 WIB

5 Musisi dan Label yang Memboikot Spotify, Kritik Sistem Pembagian Royalti

5 Musisi dan Label yang Memboikot Spotify, Kritik Sistem Pembagian Royalti

Entertainment | Kamis, 14 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×