Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 02 September 2025 | 16:43 WIB
Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi
Pandji Pragiwaksono (Instagram/pandji.pragiwaksono)
Baca 10 detik
  • Akar kemarahan publik adalah kebijakan efisiensi dari pemerintah.
  • Efisiensi merupakan dampak dari beban warisan pemerintahan sebelumnya, yaitu IKN.
  • Publik marah karena efisiensi tidak berlaku untuk tunjangan pejabat DPR.

Suara.com - Komika sekaligus pengamat politik, Pandji Pragiwaksono, buka suara mengenai gelombang kemarahan publik yang melanda Indonesia belakangan ini.

Melalui sebuah video di kanal YouTube pribadinya yang tayang pada Senin, 1 September 2025, ia mengurai akar masalah yang menurutnya menjadi pemicu utama gejolak di masyarakat.

Pandji secara gamblang menyebut bahwa semua keriuhan yang terjadi saat ini bermuara pada satu kata kunci, yakni "efisiensi".

"Menurut keyakinan saya, semua keriuhan yang terjadi di Indonesia belakangan ini, dasarnya adalah sebuah kata. Katanya adalah efisiensi," ujarnya.

Namun, kebijakan efisiensi yang kini dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bisa dilepaskan dari kondisi yang diwariskan oleh pemerintahan sebelumnya.

Lelaki 46 tahun menegaskan bahwa kebijakan efisiensi ini merupakan konsekuensi langsung dari era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Nah, alasan kenapa efisiensi terjadi, mau enggak mau datangnya dari eranya Pak Jokowi. Emang iya, emang seperti itu," kata Pandji.

Salah satu warisan yang menjadi sorotan utamanya sebagai beban finansial adalah proyek Ibu Kota Negara (IKN).

Proyek legasi Jokowi tersebut, menurut Pandji, kini menjadi salah satu faktor yang membuat kondisi keuangan negara menjadi sulit di bawah kepemimpinan Prabowo.

baca juga

"Pak Prabowo masuk dalam kondisi pemerintah butuh duit. Untuk menjalankan semua yang Pak Prabowo inginkan, duit susah. Kebetulan beliau pengennya banyak. Salah satu yang menjadi beban mau enggak mau itu adalah IKN," jelasnya.

Pandji juga menyinggung kegagalan pemerintah era Jokowi dalam menarik investor asing untuk mendanai proyek raksasa tersebut.

Kegagalan ini, menurutnya, disebabkan oleh cara pemerintah sendiri dalam menjalankan roda pemerintahan yang pada akhirnya tidak meyakinkan investor.

"Pak Jokowi bilang enggak mau pakai APBN, habis itu bilang pakai deh tapi dikit, habis itu pengen mendapatkan investasi dari asing tapi asing enggak bisa masuk. Bukan enggak bisa masuk, enggak masuk lah pada akhirnya. Kalau ditelisik-telisik kenapa enggak mau masuk, ujung-ujungnya ada dari cara pemerintah kita menjalankan pemerintahan. Jadi ya, enggak ada yang bisa disalahin selain dirinya sendiri," terang Pandji.

Pada akhirnya, proyek tersebut menjadi beban yang harus ditanggung oleh pemerintahan saat ini dan memicu serangkaian kebijakan efisiensi yang dampaknya dirasakan langsung oleh rakyat.

Sampai puncaknya, rakyat semakin marah setelah mendengar rencana tunjangan rumah untuk anggota DPR RI dengan nominal fantastis.

Mereka dianggap sama sekali tidak mewakili rakyat, yang kenyataannya masih mengencangkan ikat pinggang sampai hari ini buntut efisiensi anggaran dari pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:18 WIB

Bongkar Alasan Rakyat Marah, Pandji Pragiwaksono Singgung Warisan Utang Era Jokowi dan Tunjangan DPR

Bongkar Alasan Rakyat Marah, Pandji Pragiwaksono Singgung Warisan Utang Era Jokowi dan Tunjangan DPR

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 10:11 WIB

Desta Prihatin Ojol Tewas Dilindas, Gamila Istri Pandji Pragiwaksono: Omong Kosong!

Desta Prihatin Ojol Tewas Dilindas, Gamila Istri Pandji Pragiwaksono: Omong Kosong!

Entertainment | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:30 WIB

Pandji Pragiwaksono Kirim Pesan Menohok Buat Presiden Hingga DPR Usai Affan Dilindas Mobil Brimob

Pandji Pragiwaksono Kirim Pesan Menohok Buat Presiden Hingga DPR Usai Affan Dilindas Mobil Brimob

Entertainment | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 12:39 WIB

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Revolusi Energi di Industri Perikanan: DSFI Jadi Pionir dengan PLTS Atap, Emisi Karbon Turun Drastis

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×