Hingga akhirnya dia ikut menagihkan janji pada para pemimpin di atasnya.
"Jadi sudah saatnya juga negara menjalankan janjinya!" pungkasnya.
Netizen pun berharap Deddy kini memihak rakyat dan bisa mengundang para pejabat untuk datang ke podcastnya.
"Mantap Om Ded, ayuk lanjutkan di podcast biar pejabat-pejabat elite kita tergerak hati nuraninya, karena ini sudah dunia international mengetahuinya," komentar netizen.
Ada juga yang meledek Deddy karena baru saja speak up sementara yang lainnya sudah dari dulu.
"Yang lain udah mandi, lu baru nyebur om," celetuk netizen.
Akhirnya Deddy menjelaskan alasannya baru speak up sekarang.
"That's called cautious," balasnya.
Ternyata selama ini dia berhati-hati dalam bersikap dan mencari celah yang tepat untuk bisa ikut menyuarakan. Ini kemungkinan karena dirinya adalah bagian dari pemerintahan saat ini.
Namun sikap hati-hati Deddy ini diartikan dari dua sudut pandang oleh netizen yang beragam. Ada yang mendukung namun tak sedikit tambah mencelanya.
"Perlu ada yang ngelanjutin ketika yang lain udah kedinginan," komentar netizen.
"Normalisasikan pengamatan tanpa bereaksi," kata netizen lain.
"Tunggu perintah dari atasan bang soalnya," komentar netizen.
"Hati-hati apa takut diamuk gemoy?" celetuk lainnya.
Tambahan informasi, sejak Deddy Corbuzier dilantik menjadi Stafsus Menhan pada 11 Februari 2025, dia dinilai tak selantang dulu dalam mengkritik pemerintah.
Dia bahkan beberapa kali dihujat netizen karena terang-terangan mendukung program pemerintah yang kontroversial. Contohnya saat Deddy menyemprot anak sekolah yang memberi review soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deddy juga kini sudah jarang menanggapi kasus-kasus besar yang terjadi di negeri ini, misalnya kasus megakorupsi Pertamina. Justru anak-anaknya malah menjadi talent untuk video endorse BUMN tersebut.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah