Sesumbar 10 Menit Buktikan Nadiem Makarim Tak Bersalah, Mahfud MD Sebut Hotman Paris Lihai, Mengapa?

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 12 September 2025 | 14:18 WIB
Sesumbar 10 Menit Buktikan Nadiem Makarim Tak Bersalah, Mahfud MD Sebut Hotman Paris Lihai, Mengapa?
Sesumbar 10 Menit Buktikan Nadiem Makarim Tak Bersalah, Mahfud MD Sebut Hotman Paris Lihai, Mengapa? (tangkapan layar/ist)
Baca 10 detik
  • Mahfud menyikapi soal pernyataan Hotman Paris yang siap membuktikan Nadiem tidak bersalah
  • Mahfud memuji Hotman Paris pengacara lihai.
  • Mahfud menyarankan Hotman siap perang pembuktian dengan jaksa soal pembelaanya kepada Nadiem. 

Suara.com - Mantan Menkopolhukam Mahfud MD ikut menanggapi sikap Hotman Paris Hutapaea yang siap pasang badan setelah Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Nadiem diduga terlibat dalam pengadaan laptop Chromebook senilai Rp1,98 triliun kala dirinya menjabat sebagai Mendikbudristek di era Presiden ke-7 RI, Jokowi.

Menurut Mahfud, pilihan tepat jika Nadiem menunjuk Hotman Paris sebagai pengacaranya. Sebab, Mahfud menganggap Hotman Paris sangat lihai menangani sebuah kasus di pengadilan.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud MD dalam siniar yang tayang di akun Youtube, Leon Hartono, beberapa waktu lalu. Dalam siniar itu, Mahfud pun sempat menyinggung soal pembelaaan Hotman Paris yang merasa yakin Nadiem tidak bersalah terkait skandal laptop Chromebook.

Mahfud pun menyarankan agar Hotman bersiap-siap merumuskan pembelaannya untuk membuktikan Nadiem tidak bersalah di pengadilan.

"Nanti kan pengadilan nanti akan memproses ini. Nanti bisa saja nanti misalnya si pembelanya itu Hotman Paris kuasa hukumnya itu yakin betul kalau Nadim itu tidak salah, Ya diajukan aja," ujar Mahfud MD dilihat pada Jumat (12/9/2025).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun memuji sosok Hotman Paris yang dianggap sebagai salah satu pengacara hebat.

Mahfud MD saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jogja, Kamis (4/9/2025). [Kontri/Putu]
Mahfud MD. [Kontri/Putu]

"Saya nilai tepat pilihan apa kuasa hukum kepada Hotman Paris ini, karena dia lihai dalam mengkonstruksi hukum dan apa namanya mengaksentuasikan, artikulasikan mengartikulasikan argumen-argumen di depan sidang nanti itu bisa dikemukakan ya," ujar Mahfud MD.

Meski demikian, Mahfud memandang penetapan tersangka terhadap Nadiem karena kejaksaan sudah memegang dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

baca juga

Menurutnya, tugas Hotman Paris sebagai pengacara Nadiem mesti siap 'berperang' dengan bukti-bukti yang dipegangnya oleh pihak kejaksaan, termasuk pembuktian jika pengadaan laptop Chromebook itu tidak merugikan keuangan negara.

"Nah, nanti tinggal Hotman Paris yang bisa yang perlulah apa namanya berdalil dengan itu sekuat-kuatnya terutama ya meyakinkan bahwa ini tidak merugikan keuangan negara. Sebab begini, dalam hukum itu meskipun misalnya Mas Nadim tidak dapat uang seper pun malah rugi kalau di ini ya karena dia transport sendiri apa ngurus gitu kan," ujarnya.

Sesumbar Cuma 10 Menit Buktikan Nadiem Tak Bersalah

Diberitakan sebelumnya, Hotman Paris mengaku tidak jika Nadiem ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejagung atas kasus pengadaan laptop Chromebook.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Diketahui, Kejagung telah resmi menetapkan dan menahan Nadiem Makarim pada 4 September 2025 lalu. 

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Hotman Paris sesumbar dirinya hanya butuh waktu 10 menit untuk membuktikan jika Nadiem tidak bersalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Usut Modus Licik Korupsi Haji: Waktu Pelunasan Haji Khusus Dibatasi Cuma 5 Hari Kerja!

KPK Usut Modus Licik Korupsi Haji: Waktu Pelunasan Haji Khusus Dibatasi Cuma 5 Hari Kerja!

News | Jum'at, 12 September 2025 | 11:59 WIB

3 Orang Hilang Sejak Demo Agustus, KontraS Tutup Posko Aduan: Maaf Belum Ada Kabar Baik Hari Ini

3 Orang Hilang Sejak Demo Agustus, KontraS Tutup Posko Aduan: Maaf Belum Ada Kabar Baik Hari Ini

News | Jum'at, 12 September 2025 | 10:53 WIB

Ucapannya Berbahaya, Menkeu Purbaya Dinilai Masih Beruntung Meski Remehkan Tuntutan 17+8, Kenapa?

Ucapannya Berbahaya, Menkeu Purbaya Dinilai Masih Beruntung Meski Remehkan Tuntutan 17+8, Kenapa?

News | Kamis, 11 September 2025 | 16:15 WIB

Sadar Diri Sakiti Rakyat, Rocky Gerung Puji Nyali Keponakan Prabowo Mundur dari DPR: Sikap Otentik!

Sadar Diri Sakiti Rakyat, Rocky Gerung Puji Nyali Keponakan Prabowo Mundur dari DPR: Sikap Otentik!

News | Kamis, 11 September 2025 | 10:55 WIB

Terkini

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:19 WIB

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:17 WIB

5 Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda, Pencarian Hari Ketujuh Memasuki Penentuan

5 Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda, Pencarian Hari Ketujuh Memasuki Penentuan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:17 WIB

Gus Ipul Tegaskan Jadi Agen Perlinsos Gratis, Waspada Modus Minta Uang

Gus Ipul Tegaskan Jadi Agen Perlinsos Gratis, Waspada Modus Minta Uang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:16 WIB

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:15 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 11:13 WIB

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

News | Senin, 14 September 2026 | 11:07 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

×