Suara.com - Perbincangan publik tentang Trans7 vs Pondok Pesantren Lirboyo masih terus muncul di media sosial hingga Kamis, 16 Oktober 2025.
Kali ini video lama Presiden Prabowo Subianto ketika bertemu dengan pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Anwar Manshur viral dan dibahas kembali.
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo tampak menundukkan kepala dan mencium tangan sang kyai.
Momen itu terjadi ketika Presiden Prabowo berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.
Adab sang presiden pun disanjung karena meski sederhana namun dinilai sarat akan makna.
Presiden ke-8 RI ini dianggap hormat kepada ulama dan memiliki etika yang baik.
Salah satu akun TikTok yang mengunggah ulang video Presiden Prabowo mencium tangan KH Anwar Mansur ini menyindir pihak Trans7 dan pendukungnya.
"Pak Prabowo presiden Indonesia sungkem dan mencium tangan KH Anwar Manshur, apakah pak Prabowo diperbudak? Ataukan sudah hilang adab di dunia ini dengan dalil anti foedalisme," tulis akun ponpes_lumingser.
Baca Juga: Disebut Pakai Uang Haram Sekolahkan Anak di Ponpes, DJ Amoy Karamoy: Ya Udah Kamu yang Biayain
Beberapa netizen juga terlihat menyanjung adab sang presiden terhadap ulama.
"Presiden pun tau adat sopan santun dimana pada saat berhadapan dengan kiai guru besar yang pernah mengajarinya," komentar netizen.
"Indonesia butuh pemimpin yang tahu adab seperti ini," celetuk lainnya.
Namun momen Prabowo ini dianggap berbeda dengan apa yang disajikan Trans7, karena sopan santun sang presiden dianggap masih batas wajar.
"Lah ini gak ada yang jongkok ngesot dsb, cuma sopan yang normal dan manusiawi," komentar netizen.
"Kalo ini di batas wajar, yang disorot trans 7 kan beda, cium tangan guru lebih berwibawa dari pada harus menunduk kepada manusia," tambah lainnya.
Prabowo sendiri sebagai tokoh politik sering melakukan kunjungan ke berbagai pondok pesantren, termasuk Ponpes Lirboyo dan pesantren-pesantren besar di Jawa Timur lainnya.
Kunjungan ini biasanya bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para kiai, ulama, dan pengasuh pesantren.
Silaturahmi ini dianggap penting untuk mendapatkan dukungan moral, spiritual, dan politik dari komunitas pesantren yang memiliki pengaruh besar di Jawa Timur.
Dalam beberapa kesempatan Pemilihan Presiden (Pilpres), Ponpes Lirboyo atau setidaknya beberapa kiai dan alumninya diketahui memberikan dukungan politik secara terbuka kepada Prabowo Subianto.
Pada Pilpres 2014, Ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta kala itu, Mahfud MD menyatakan Ponpes Lirboyo memiliki komitmen untuk mendukung pasangan tersebut.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah