Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prabowo Izinkan Talenta Asing Pimpin BUMN Demi Standar Bisnis Internasional

M Nurhadi

Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:21 WIB
Prabowo Izinkan Talenta Asing Pimpin BUMN Demi Standar Bisnis Internasional
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Pemimpin Utama Grup Forbes, Steve Forbes (kanan). [ANTARA]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan penting yang memungkinkan ekspatriat (talenta asing) memimpin BUMN sebagai bagian dari upaya restrukturisasi besar-besaran.
  • Keputusan ini, bersamaan dengan rencana memangkas BUMN dari 1.000 menjadi 200 entita.
  • Prabowo ingin mendongkrak profitabilitas dan menerapkan standar bisnis global di perusahaan negara.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan adanya terobosan kebijakan fundamental dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kebijakan terbaru yang paling menonjol adalah pemberian izin bagi talenta dari luar negeri (ekspatriat) untuk memegang posisi kepemimpinan di BUMN.

Langkah revolusioner ini merupakan bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk merestrukturisasi total BUMN demi mencapai efisiensi dan daya saing yang lebih tinggi di kancah global.

"Saya sudah ubah aturannya, sekarang ekspatriat dapat memimpin BUMN kita,” tegas Presiden Prabowo dalam sesi talkshow pada acara Grand Finale Dinner Forbes Global CEO Conference di Jakarta, Rabu malam (15/10/2025), seperti yang dikutip dari Antara.

Keputusan membuka pintu kepemimpinan BUMN bagi talenta asing ini bertujuan untuk mengoperasikan perusahaan negara dengan standar bisnis internasional.

Presiden Prabowo telah menginstruksikan manajemen Danantara Indonesia—yang dipimpin oleh Rosan Perkasa Roeslani—untuk merekrut talenta terbaik, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penempatan pemimpin yang memiliki pengalaman dan standar global ini diharapkan dapat memastikan pengelolaan BUMN menjadi lebih efisien, transparan, dan mampu bersaing secara global.

Restrukturisasi Total dan Peningkatan Profitabilitas

Kebijakan mengenai kepemimpinan ekspatriat ini berjalan beriringan dengan rencana besar rasionalisasi jumlah BUMN.

baca juga

Presiden Prabowo menargetkan pengurangan drastis entitas BUMN, dari perkiraan awal sekitar 1.000 entitas usaha menjadi angka yang jauh lebih ringkas, yaitu sekitar 200 hingga 240 perusahaan.

Tujuan utama dari rasionalisasi ini adalah untuk mendongkrak rasio Return of Asset (RoA) BUMN yang sebelumnya hanya berkisar 1-2 persen.

Dengan jumlah entitas yang lebih ramping dan kepemimpinan yang menerapkan standar internasional, Presiden optimis profitabilitas BUMN dapat meningkat secara signifikan.

Langkah restrukturisasi ini, yang akan melibatkan konsolidasi atau pembubaran entitas, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan BUMN sebagai motor penggerak ekonomi yang kuat dan dikelola secara modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-Blakan, Prabowo Tolak Keponakan Ikut Proyek Kemhan: Cari Usaha Lain!

Blak-Blakan, Prabowo Tolak Keponakan Ikut Proyek Kemhan: Cari Usaha Lain!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 06:58 WIB

Prabowo Mau Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200-an, Bakal Ada yang Dibubarkan?

Prabowo Mau Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200-an, Bakal Ada yang Dibubarkan?

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 06:49 WIB

Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik

Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:34 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×