Suara.com - Film Predator: Badlands yang tayang 5 November 2025 menjadi babak baru dalam waralaba fiksi ilmiah legendaris Predator.
Disutradarai oleh Dan Trachtenberg, film ini melanjutkan kesuksesan Prey (2022) yang disebut sebagai "penyegar" seri klasik tersebut.
Kisah Badlands berfokus pada Dek, Predator muda yang diasingkan dari klannya karena melanggar kode kehormatan perburuan.
Dalam perjalanan penuh bahaya, Dek menjalin aliansi tak terduga dengan Thia, seorang android dari korporasi Weyland-Yutani, yang diperankan Elle Fanning.
Perpaduan Aksi dan Emosi dalam Dunia Futuristik

Tidak seperti film Predator sebelumnya, Badlands berlatar di masa depan jauh dengan nuansa dunia futuristik dan planet tandus.
Film ini menjanjikan aksi brutal khas Predator, namun juga menggali sisi emosional makhluk pemburu legendaris itu.
Sutradara Dan Trachtenberg kembali memperlihatkan keahliannya menggabungkan intensitas perburuan dengan kedalaman karakter.
Paduan akting Dimitrius Schuster-Koloamatangi dan Elle Fanning disebut akan membawa dinamika baru yang belum pernah ada di waralaba ini.
Film yang Wajib Ditonton Sebelum Badlands

Meskipun Badlands dirancang sebagai film mandiri, memahami beberapa film terdahulu akan memperkaya pengalaman menontonnya.
Pertama, Predator (1987) wajib ditonton karena memperkenalkan konsep, desain, dan kode kehormatan ras Yautja yang menjadi dasar waralaba ini.
Kedua, Prey (2022) sangat direkomendasikan karena disutradarai oleh orang yang sama, Dan Trachtenberg, dengan gaya penceritaan serupa.
Kedua film ini cukup untuk memahami akar dan nuansa yang akan dibawa Badlands ke dalam dunia Predator modern.
Film yang Bisa Dilewati, Tapi Tetap Menarik Jika Ditonton

Jika ingin eksplorasi lebih dalam, film seperti Predator 2 (1990), Predators (2010), dan The Predator (2018) bisa ditonton secara opsional.
Selain itu, dua film crossover Alien vs. Predator (2004) dan Aliens vs. Predator: Requiem (2007) memberikan koneksi dengan korporasi Weyland-Yutani.
Namun, karena Badlands berlatar masa depan yang jauh, film-film tersebut tidak wajib untuk memahami alur utama.
Fokus Badlands terletak pada sisi emosional sang Predator dan hubungannya dengan android Thia, bukan konflik manusia melawan alien seperti sebelumnya.
Siap Menjelajahi Badlands

Predator: Badlands menjadi eksperimen berani yang menempatkan makhluk pemburu sebagai protagonis dengan konflik batin yang kompleks.
Dengan latar futuristik dan karakter android dari Weyland-Yutani, film ini menjanjikan dunia baru yang lebih luas dan berlapis.
Cukup tonton Predator (1987) dan Prey (2022) sebelum menyelami kisah Dek di planet tandus Badlands.
Dua film itu akan membuat pengalaman menonton Anda terasa lebih bermakna dan penuh konteks.
Kontributor : Chusnul Chotimah