Suara.com - Di tengah duka Epy Kusnandar meninggal dunia pada 3Desember 2025, banyak yang mempertanyakan sang aktor sakit apa.
Sebelum akhirnya tutup usia, aktor 61 tahun ini memiliki riwayat penyakit yang tak hanya satu.
Dia berkali-kali harus dihadapkan dengan cobaan penyakit yang dibilang cukup parah.
Berikut ini riwayat penyakit Epy Kusnandar hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur sekitar pukul 14.24 WIB, Rabu, 3 Desember 2025.
1. Tumor/Kanker Otak Stadium Akhir

Pada 2010 hingga 2011, pria kelahiran 1 Mei 1964 divonis menderita tumor atau kanker otak yang disebut stadium akhir oleh dokter.
Bahkan, dokter sempat memprediksi harapan hidupnya hanya tersisa sekitar 4 bulan.
Epy memilih menjalani pengobatan alternatif dan berhasil sembuh dari penyakit ini.
2. Glaukoma
Pada 2018, suami Karina Ranau ini pernah mengalami gangguan saraf mata (glaukoma).
Pun ia harus menjalani operasi pada mata kirinya karena penglihatannya yang semakin kabur.
![Epy Kusnandar saat menghadiri press screening dan gala premiere film Selepas Tahlil di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Minggu, 6 Juli 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/06/17553-epy-kusnandaruntuk-film-selepas-tahlil.jpg)
3. Stroke Ringan
Pada 2020, dia kembali harus dicoba dengan penyakit yang cukup parah.
Ia mengalami stroke ringan yang menyerang tubuh bagian kirinya.
Gejala yang dirasakan termasuk penglihatan mata kiri yang mulai kabur hingga akhirnya mengalami kebutaan pada mata tersebut.
4. Penyumbatan Pembuluh Otak Belakang
Meskipun tumor otaknya sudah dinyatakan sembuh, ia diketahui sempat mengalami keluhan sakit kepala yang dianggap biasa,
Namun belakangan diketahui merupakan tanda awal adanya penyumbatan pembuluh darah di otak, yang sayangnya terlambat disadari dan ditangani secara medis.
Rasa sakit kepala ini sudah dirasakannya sebelum sebelum meninggal.
"Jadi kalau bilang kronologi, mungkin dari bulan sebelumnya, ada keluhan sakit kepala," ungkap anak Epy, Damar pada Rabu, 3 Desember 2025.
Sebelum meninggal, dia jatuh pingsan berkali-kali namun menolak diajak ke rumah sakit.
Hingga akhirnya Epy Kusnandar jatuh dari kasur dan dilarikan ke rumah sakit.
Kondisinya saat itu sudah kritis dan tak sadarkan diri. Tekanan darah juga melonjak drastis sampai 200.
Dokter menemukan ada penyumbatan di pembuluh otak belakang namun tak bisa melakukan tindakan operasi karena kondisi Epy kritis.
Penyumbatan fatal di area batang otak inilah yang membuat Kang Mus pergi untuk selama-lamanya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah