Suara.com - Anggota XG, Cocona membuat pengakuan mengejutkan baru-baru ini dengan mengungkap identitasnya sebagai transmaskulin non-biner.
Pengakuan tersebut diungkapnya pada saat momen ulang tahunnya yang ke-20 pada Sabtu (6/12/2025).
Melalui akun Instagram pribadinya @cocona.xg.tw, rapper asal Jepang itu mengunggah pernyataan secara terbuka soal identitasnya tersebut.
Pernyataan tersebut disertai foto terbaru yang memperlihatkan bekas luka di dadanya sebagai simbol perjalanan panjang penerimaan diri yang akhirnya ia jalani dengan berani.
“Saya transmaskulin non-biner AFAB. Awal tahun ini, saya menjalani operasi pengangkatan payudara. Saya lahir dan dianggap sebagai perempuan, tetapi label itu tidak pernah mencerminkan siapa saya sebenarnya,” tulis Cocona.
Ia mengaku selama ini merasa tidak nyaman saat dipandang sebagai wanita.
“Ada ketidaknyaman yang kuat saat saya dipandang sebagai wanita. Saya hidup sebagai makhluk yang lebih maskulin” lanjutnya.
Dalam pernyataannya, Cocona menceritakan bahwa ia mengalami kesulitan saat proses menerima diri sendiri.
Namun setelah ia mulai bisa menerima dirinya, Cocona kini dapat melangkah ke depan dengan lebih berani.
“Hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup adalah menerima diri saya sendiri. Kini setelah menerima diri sendiri, walau sedikit dan hanya bergerak 0,1 langkah ke depan, saya telah berhasil membuka pintu,” lanjutnya.
Cocona tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendampingi dirinya sepanjang perjalanan ini.
“Saya sangat bersemangat untuk masa depan yang akan terus saya jalani bersama XG dan XGALX,” tulis Cocona menutup pesannya.
Siapa Cocona?

Cocona yang memiliki nama asli Akiyama Kokona merupakan rapper asal Jepang yang lahir pada 6 Desember 2005.
Ia adalah satu anggota paling menonjol dari XG, grup hip-hop dan R&B global beranggotakan tujuh orang yang terdiri dari Jurin, Chisa, Hinata, Harvey, Juria, Maya, dan dirinya.
Cocona yang saat itu masih berusia 17 tahun berhasil meninggalkan kesan kuat lewat aliran rap-nya yang mulus dalam bagiannya di lagu GALZ XYPHER.
Grup XG debut pada tahun 2022 dan sejak itu telah mendominasi tangga lagu internasional.
Tiket tur dunia pertama mereka di Asia, Amerika Utara, dan Eropa terjual habis pada tahun 2024. Mereka juga berkolaborasi dengan Riot Games, dan tampil di Festival Musik Coachella tahun lalu.
Album penuh pertama mereka, THE CORE, akan dirilis pada bulan Januari.
Kemudian mereka akan melakukan tur dunia kedua di Jepang pada bulan Februari sebelum berekspansi ke Asia, Amerika Utara, Inggris, Eropa, dan negara lainnya.
Kontributor : Rizka Utami