Suara.com - Natal yang jadi momen bahagia ternyata juga bisa menimbulkan rasa gundah gulana, terutama bagi mereka yang jauh dari keluarga.
Perasaan tersebut digambarkan secara gamblang dalam lagu 'Natal Kali Ini Berat' yang digubah oleh sosok penyanyi kelahiran Ambon, Justy Aldrin.
Lagu yang ditulis dalam dialek Ambon tersebut menggabarkan sang penyanyi yang harus menahan rindu tak bisa merayakan Natal bersama keluarganya.
Kendati dinyanyikan seluruh liriknya dalam dialek Ambon, seluruh muda dan mudi di penjuru Indonesia meresapi lagu ini dan menyanyikannya dengan penuh perasaan.
Berikut lirik dan chord gitar untuk lagu 'Natal Kali Ini Berat'.
Lirik dan chord gitar
- Capo: Tanpa capo
Intro: E B C#m E F# B
Kalau ingat natal di rumah
E
Air mata tak tumpah
B
Siur rindu mama
F#
Dingba sudara
Verse 1
B E
Sekarang waktukan subah robah, betah sujauh dirantau,
B F# E
Tapele gunung tanah, sendiri betah rasa
B
Desember sudi ujung tanjong
C#m
Dengrindu yang tak tampung
E F#
Air mata balandong
Chorus
F# B
Kalau bisa minta
E
Kali ini saja
B
Betta mau pulang
F#
Natal di rumah deng mama
B
Kumpul deng bahasudara
E
Biar sadiki jua
B
Rindu pulang ke rumah
F#
Dengar mama pungsuara
Verse 2
E Em C#m
Sekarang baru kita sadar semua
F# B C#m
Natal kali ini borang
F# B C#m
Natal kali ini borang
F# B
Natal kali ini borang
Verse 3
Sekarang waktukan subah robah
E
Betasu jauh dirantau
B F# E
Tapele gulung tanah, sendiri beta rasa
B
Desember suri ujung tanjong
C#m
Tingg rindu yang tak tampung
E F#
Air mata balando
Chorus
C# B E
Kalau bisa minta, kali ini saja
B F#
Betta mau pulang natal di rumah demamah
B E
Kumpul dengan saudara biar sadi kijauah
B F#
Rindu pulang ke rumah dengar mama buk suara
Bridge
B E B F#
Kalo bisa minta, kali ini saja, kita mau pulang, matal di rumah deng mama
B E
Kumpul deng basuh darah, biar saya dikijuk, rindu pulang
Outro
B F#
Sekarulah dengar mama buku suara
E Em E C#m
Sekarang baru beta sadar semua
F# B
Natal kali ini berat
Arti lirik lagu 'Natal Kali Ini Berat'

'Natal Kali Ini Berat' penuh dengan luapan perasaan sang penyanyi terhadap hatinya yang rindu tak bisa merayakan Natal karena harus jauh dari orang-orang tercinta.
Lagu ini langsung dibuka dengan "Kalo inga natal di rumah, aer mata tatumpah", menggambarkan pikiran sang perantau kembali pada kenangan Natal di rumah, hati mereka terasa pilu hingga tak kuasa menahan tangis.
Natal di kampung bagi sang penyanyi bukan sekadar perayaan, melainkan sumber kehangatan dan kebahagiaan yang kini hanya bisa dirasakan lewat ingatan.
Sang penyanyi juga menyampaikan "Sio rindu mama deng basudara. Sekarang waktu kang su barobah", menunjukkan kerinduan pada mama dan saudaranya.
Perasaan rindu ini diperkuat oleh kesadaran bahwa "waktu su barobah", sebuah pengakuan getir bahwa keadaan hidup telah berubah, memaksa mereka berada jauh dan tidak lagi bisa menikmati kebersamaan yang dulu dianggap biasa.
Ada juga kalimat "Beta su jauh di rantau tapele gunung tanah," yang menjadi gambaran betapa jauhnya jarak yang memisahkan sang penyanyi dari kampung halamannya.