Suara.com - Ryan Adriandhy sutradara film box office Jumbo akan merilis karya baru di Lebaran 2026.
Karya terbaru Ryan berjudul Na Willa, film live action adaptasi buku anak berjudul sama karya Reda Gaudiamo.
Na Willa akan tayang bersamaan dengan film Danur: The Last Chapter, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Pelangi di Mars, Senin Harga Naik, dan Tunggu Aku Sukses Nanti.
Namun belum 'bertarung' di bioskop, warganet yang berlagak seperti fans film Danur sudah berusaha bersaing dengan Na Willa di media sosial.
Komentar yang masif tentang film Danur di postingan akun Instagram @nawillaofficial membuat Ryan Adriandhy tampak heran sekaligus resah.
"Mas Mbak Kakak Adik Teman-teman.. Pada salah akun film apa pada nyasar?" tanya Ryan melalui akun X @Adriandhy miliknya pada Senin, 19 Januari 2026.
Ryan juga membagikan sejumlah komentar 'fans Danur' yang nyasar ke postingan akun film terbarunya.
Masifnya komentar senada tentang film Danur membuat mereka diduga buzzer.
Baca Juga: Kepala Putus hingga Masuk Peti, Prilly Latuconsina Syok Baca Naskah Danur: The Last Chapter
"Iya sih gemesin banget tapi lebih gemes liat Petter cs sama Rissa di Danur ah," komentar akun @dina.ra****.
"Bener banget, Danur The Last Chapter yang menarik dan pengen aku nonton di lebaran nanti," sahut akun @nenkswitycnorliin***.
"Memang menggemaskan tapi lebih gemas lagi kalo aku nonton film Danur The Last Chapter kakak," balas akun @soniaabja***.
Lebih lanjut, Ryan Adriandhy menegaskan tidak mengharuskan masyarakat Indonesia menonton filmnya.
Oleh sebab itu, Ryan heran melihat sejumlah warganet promosi film lain di postingan tentang Na Willa karya terbarunya.
"Mau nonton apa aja, kapan aja, bebas guys! Tapi kok di akun film saya ngajaknya?" tanyanya lagi.
Menanggapi curhatan Ryan Adriandhy, warganet menuduh MD Pictures menyewa buzzer untuk mempromosikan film Danur: The Last Chapter.
"@MDPictures gini amat black campaignnya pake buzzer segala. Menjijikkan," sindir akun @Bembi***.
"Padahal nggak perlu pake begituan juga Danur pasti banyak yang nonton karena horor dan udah punya fandom tersendiri," sahut akun @dewimay***.
Di sisi lain, ada pula yang berpendapat apabila buzzer itu disewa pihak tertentu untuk mengadu domba film Danur dan Na Willa.
"Justru gue kepo, kok gak pada curiga kalo ini dikerjakan pihak ke-3 diluar kedua judul tersebut?" tanya akun @NoviHan***.
"Sekarang Danur yang kena framing di lapaknya Na Willa, entah besok siapa lagi yang kena adu begini," balas akun @txtanakbios***.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi