Tuan Guru Bajang Soal Syiah: Mereka Tetap Bagian Umat Islam, Jangan Mau Diadu Domba

Sumarni, Tiara Rosana

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:10 WIB
Tuan Guru Bajang Soal Syiah: Mereka Tetap Bagian Umat Islam, Jangan Mau Diadu Domba
Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. [ANTARA/Nur Imansyah]
baca 10 detik
  • Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang, mengingatkan umat Islam untuk tidak terpecah karena sentimen mazhab, terutama terkait Syiah.
  • Ia menegaskan bahwa Syiah tetap bagian dari umat Nabi Muhammad SAW, meski ada perbedaan internal dan kelompok ekstrem di kedua sisi.
  • Tuan Guru Bajang membantah isu Al-Qur'an Syiah berbeda setelah melihat langsung di beberapa negara Timur Tengah.

Suara.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang, mengingatkan umat Islam agar tidak terjebak dalam narasi pecah belah terkait perbedaan mazhab. 

Hal ini merespons kembali mencuatnya sentimen terhadap penganut Syiah seiring memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat baru-baru ini.

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah akun X @NenkMonica pada Rabu, 4 Maret 2025, tokoh agama lulusan Universitas Al-Azhar Kairo ini menegaskan bahwa penganut Syiah tetap merupakan bagian dari umat Nabi Muhammad SAW. 

Dia meminta masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan Islam atau ukhuwah Islamiyah ketimbang menyebarkan propaganda yang menyesatkan.

"Syiah itu memang tidak sama dengan kita, namun mereka tetap bagian dari umat Nabi Besar Muhammad SAW. Tetap saudara seagama, seiman, dan se-Islam," kata Tuan Guru Bajang.

Tuan Guru Bajang tidak menampik adanya kelompok ekstrem di dalam internal Syiah, seperti Ghulatur Rafidhah yang kerap mengafirkan para sahabat Nabi. 

Namun, dia menekankan bahwa kelompok kecil tersebut tidak bisa dijadikan ukuran untuk menghakimi mayoritas penganut Syiah secara keseluruhan.

Lebih lanjut, dia mengajak umat untuk berefleksi karena kelompok ekstrem pun nyata adanya di kalangan Sunni. 

Tuan Guru Bajang mencontohkan keberadaan kelompok Wahabi Takfiri yang gemar mengafirkan, memusyrikkan, hingga membidahkan sesama Muslim hanya karena perbedaan amalan.

baca juga

"Kelompok ekstrem seperti ini bukan hanya ada di Syiah. Di tengah-tengah kita pun banyak kelompok ekstrem seperti ini. Jadi, jangan terbawa narasi pecah belah. Yang disasar bukan mazhab, tapi seluruh umat," tegas pria 53 tahun tersebut. 

Satu poin krusial yang ditegaskan Tuan Guru Bajang adalah bantahan mengenai isu bahwa penganut Syiah memiliki Al-Qur'an yang berbeda. 

Berdasarkan pengamatan langsung saat berkunjung ke wilayah-wilayah mayoritas Syiah seperti Qom (Iran), Irak, Lebanon, hingga Yaman, dia memastikan kitab suci yang mereka gunakan adalah sama.

"Al-Qur'an yang dibaca oleh orang Syiah, dan saya pernah lihat sendiri ketika saya datang ke Qom, saya cek Al-Qur'annya, ternyata sama. Saya cek juga di Irak, Lebanon, Yaman, ternyata sama dengan Al-Qur'an yang kita baca," jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa setiap tahun Iran menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) internasional yang diikuti peserta dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hasilnya pun tetap merujuk pada teks Al-Qur'an yang serupa.

Tuan Guru Bajang menutup pernyataannya dengan memberikan fakta terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Menurutnya, jika Syiah dianggap bukan bagian dari Islam, maka otoritas Arab Saudi tidak akan mengizinkan mereka menginjakkan kaki di tanah suci untuk berhaji.

"Setiap tahun hampir 100.000 jemaah haji kaum Syiah dari Iran datang ke Tanah Suci. Tawaf dengan tawaf yang sama, bermanasik dengan manasik yang sama, salat dengan kiblat yang sama, membaca Al-Qur'an yang sama, berzikir, bertasbih, dan berselawat dengan selawat yang sama," imbuhnya.

Pernyataan ini muncul di tengah tingginya tensi geopolitik Timur Tengah. Sebagian besar warga Iran merupakan penganut Syiah, dan isu perbedaan mazhab sering kali dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu untuk melemahkan posisi umat Islam di mata global saat terjadi konflik bersenjata. 

Tuan Guru Bajang berharap umat Islam di Indonesia tidak terdistraksi oleh propaganda yang justru merugikan persatuan dunia Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iftar Friends of Palestine: 300 Figur Publik Himpun Donasi Rp130 Juta untuk Gaza

Iftar Friends of Palestine: 300 Figur Publik Himpun Donasi Rp130 Juta untuk Gaza

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:55 WIB

Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi

Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi

Video | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:05 WIB

Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump

Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:43 WIB

Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya

Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:37 WIB

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:06 WIB

Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?

Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:06 WIB

Terkini

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×