- Wulan Guritno menegur Shalom Razade mengenai pengeluaran harian setelah melihat langsung kemiskinan di Manggarai, NTT.
- Pengalaman di NTT membuat Shalom menyadari kurangnya rasa syukur terhadap fasilitas yang dimilikinya selama ini.
- Sebagai dampak, Shalom kini bergabung dalam program sponsor anak dan menyisihkan uang saku untuk anak asuh.
Dia kini menyisihkan uang sakunya secara reguler untuk membiayai kebutuhan dasar anak asuh di NTT.
Langkah ini juga menular kepada anggota keluarga lainnya.
Wulan menceritakan bahwa adiknya, London Abigail Dimitri, juga berniat melakukan hal serupa setelah mendengar cerita mereka.
"Akhirnya Shalom terpanggil, sekarang dia ngasuh anak. London juga akhirnya pengin mengasuh anak dan bilang, 'uang jajan aku boleh enggak Ma, setengah Mama kasih aku, setengah lagi buat (anak asuh)'," kata Wulan Guritno.
Untuk diketahui, kunjungan Wulan dan Shalom ke Kabupaten Manggarai, NTT, dilakukan pada 3 hingga 4 Februari 2026 bersama Plan International Indonesia.
Di sana, mereka menemukan kondisi sekolah yang masih berlantai tanah dan tanpa akses sanitasi yang layak.
Realitas inilah yang menjadi dasar bagi Wulan Guritno untuk memberikan edukasi finansial dan rasa empati kepada anak-anaknya agar lebih bijak dalam menggunakan uang dan lebih peduli terhadap isu sosial di daerah terpencil.