Suara.com - Kemarahan warga memuncak setelah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar acara buka puasa bersama dengan konsep mewah di tengah keluhan infrastruktur jalan rusak.
Agenda Rapat Koordinasi dan buka puasa bersama itu digelar di Mahabarata Palace, Graha Unesa, Surabaya, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Sidoarjo, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta para camat dari berbagai wilayah.
Bukannya menuai apresiasi, dokumentasi acara yang beredar di media sosial justru memancing kritik tajam dari masyarakat.
Foto-foto yang viral memperlihatkan suasana acara yang terlihat glamor dengan dekorasi mewah dan busana bertema Bollywood.
Sekretaris Daerah Sidoarjo, Fenny Apridawati, tampak mengenakan busana khas India berwarna merah muda menyerupai saree bersama beberapa pejabat perempuan lainnya.
Konsep Bollywood yang diusung dalam acara tersebut dinilai banyak pihak tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat saat ini.
Warga menilai pemerintah daerah seharusnya lebih fokus memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di berbagai wilayah Sidoarjo.
Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! Inilah Hypercar Swedia Hampir Rp100 Miliar yang Terparkir di Sidoarjo
Keluhan soal jalan berlubang sebenarnya sudah lama disuarakan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan setiap hari.
Beberapa kecelakaan bahkan dilaporkan terjadi akibat kondisi jalan rusak yang belum segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Situasi itu membuat publik semakin kecewa ketika melihat pejabat daerah justru menggelar acara yang terkesan mewah.
Apalagi lokasi acara dipilih di luar kota, sehingga memicu pertanyaan warga mengenai prioritas penggunaan anggaran.
Perdebatan pun semakin ramai di media sosial setelah warganet meluapkan kekecewaan mereka melalui berbagai komentar.
Salah satu warganet menulis sindiran pedas terkait kondisi jalan yang rusak di wilayah Sidoarjo.