“Lo gak suka Amerika, Bang Feri gak suka sama Trump, lo gak suka sama Israel, itu perasaan lo semua!” ujarnya.
Emosi Abu Janda semakin meledak-ledak bahkan mengumpat dengan ucapan kasar.
“Gue enggak ada urusan sama perasaan lo anj*r,” ujarnya.
Ikrar yang mendengar hal tersebut terlihat masih mampu menguasai diri dan tak terpancing dengan ucapan Abu Janda.
“Enggak apa-apa Anda bilang saya anj*r, tapi Anda harus tahu ya, itu ketika partai Republik..” kata Ikrar.
Ikrar yang belum selesai dengan argumennya kembali dipotong oleh Abu Janda yang terus mengumpat.
Meski demikian, Ikrar terus berusaha menjelaskan argumennya soal Amerika yang dinilai jahat terhadap bangsa ini.
“Dengerin dulu. Bagaimana ketika Amerika Serikat itu awal-awal kemerdekaan Indonesia juga itu membantu pemberontakan daerah di PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) dan Permesta (Perjuangan Rakyat Semesta), dan kemudian ada perubahan besar dari kebijakan Amerika terhadap Indonesia,” ujar Ikrar.
Aksi Abu Janda yang emosi dan memaki narasumber dalam acara tersebut menuai sorotan tajam warganet.
Baca Juga: Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
“Kualitas seseorang terlihat dari caranya berbicara. Yang satu menjaga martabat ilmuwan, yang satu lagi kehilangan argumen sampai harus bawa-bawa isi kebun binatang,” kata akun @KWi***.
“Lagian ngapain ngundang orang gak jelas terus sih? Udah ketakar kapasitas otaknya masih aja dikasih panggung di tv,” ujar akun @Info***.
Kontributor : Rizka Utami