Dosen UNPAM Bergelar PhD Ketahuan Raba Kemaluan Penumpang KRL, Melawan Saat Diamankan

Yazir F | Tiara Rosana | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 14:17 WIB
Dosen UNPAM Bergelar PhD Ketahuan Raba Kemaluan Penumpang KRL, Melawan Saat Diamankan
Ilustrasi pelecehan (Freepik/freepik)
  • Seorang dosen UNPAM bergelar PhD diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di dalam gerbong KRL rute Nambo.
  • Pelaku diduga sengaja menghalangi pandangan dengan tas ransel di depan tubuh untuk meraba korban, namun langsung diteriaki oleh korban di lokasi.
  • Identitas pelaku telah terungkap melalui jejak digital, dan kini ia terancam sanksi administratif hingga pemecatan sesuai aturan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021.

Suara.com - Dunia pendidikan tinggi kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen.

Seorang dosen Universitas Pamulang (UNPAM) bergelar PhD berinisial FHS diduga melakukan pelecehan terhadap seorang penumpang perempuan di dalam gerbong KRL Commuter Line.

Video yang memperlihatkan konfrontasi antara korban dan terduga pelaku pun kini viral di media sosial.

Insiden ini mencuat setelah akun Instagram @mahasiswagabut.id mengunggah ulang kronologi dari korban pada Minggu, 15 Maret 2026.

Kejadian bermula saat korban, pemilik akun @asrta.vo, menaiki kereta tujuan Nambo dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB. Kondisi gerbong yang cukup ramai dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

"Saya mengalami kejadian itu (asusila) saat berada di gerbong (stasiun) Universitas Pancasila menuju (stasiun) Universitas Indonesia. Pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 21.00 WIB," tulis korban dalam keterangan tertulisnya.

Modus yang digunakan pelaku tergolong licin. Pria yang diketahui mengajar di Program Studi Teknik Industri tersebut menggunakan tali tas ransel yang disampirkan di depan untuk menutupi pergerakan tangannya.

"Pelaku membawa tas ransel di depan, lalu tangannya meraba area kemaluan saya dan mengelus kemaluan saya sebanyak dua kali. Tanpa pikir panjang saya langsung menepuk lengan pelaku dan berteriak 'pelecehan'," lanjut korban.

Alih-alih meminta maaf, pelaku justru bersikap defensif dan membantah tuduhan tersebut hingga terjadi keributan di dalam gerbong.

Petugas keamanan KAI Commuter segera turun tangan dan mengamankan pelaku saat kereta berhenti di stasiun terdekat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Identitas pelaku terungkap melalui jejak digital yang dibagikan netizen. FHS diketahui merupakan seorang akademisi dengan riwayat pendidikan mentereng dan menjabat sebagai asesor di lingkungan kampus.

Unggahan tersebut juga menyertakan tangkapan layar profil profesional pelaku yang mengonfirmasi statusnya sebagai tenaga pendidik.

Pihak UNPAM sendiri dikenal memiliki aturan disiplin yang ketat terhadap pelanggaran etika dan hukum.

Selain itu, merujuk pada kebijakan internal dan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021, oknum dosen yang terbukti melakukan tindakan asusila terancam sanksi administratif berat, mulai dari penonaktifan hingga pemecatan tidak hormat.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat ribuan respons dari netizen yang mengecam tindakan pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Ibu 63 Tahun Jalani Operasi Limpa Akibat Kecelakaan KA Bekasi

Ibu 63 Tahun Jalani Operasi Limpa Akibat Kecelakaan KA Bekasi

Video | Kamis, 30 April 2026 | 19:20 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 19:17 WIB

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 18:38 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal

10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal

Video | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Satire Deddy Corbuzier soal Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong: Gue Patriarki, Saya Bela Ibu!

Satire Deddy Corbuzier soal Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong: Gue Patriarki, Saya Bela Ibu!

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 15:47 WIB

Polemik Gerbong Wanita KRL, KAI Tegaskan Belum Ada Perubahan

Polemik Gerbong Wanita KRL, KAI Tegaskan Belum Ada Perubahan

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Sebut Maia Selingkuh dengan Bos TV, Ahmad Dhani Panen Hujatan: Belajarlah dari Gading Marten!

Sebut Maia Selingkuh dengan Bos TV, Ahmad Dhani Panen Hujatan: Belajarlah dari Gading Marten!

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:00 WIB

Jerome Polin Sindir Pembela Jule Hanya karena Good Looking: Kita Gampang Lupa dan Memaafkan

Jerome Polin Sindir Pembela Jule Hanya karena Good Looking: Kita Gampang Lupa dan Memaafkan

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:30 WIB

Sambut Awal Baru, Ed Sheeran Tampil dengan Kepala Botak usai Idap Herpes Zoster

Sambut Awal Baru, Ed Sheeran Tampil dengan Kepala Botak usai Idap Herpes Zoster

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:00 WIB

Netflix Akhiri Kerjasama dengan Sutradara Sabrina Rochelle, Bagaimana Nasib Series Rapijali

Netflix Akhiri Kerjasama dengan Sutradara Sabrina Rochelle, Bagaimana Nasib Series Rapijali

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Jago Getok Paku dan Rakit Barang, Rachel Amanda Dijuluki Mandor di Rumah

Jago Getok Paku dan Rakit Barang, Rachel Amanda Dijuluki Mandor di Rumah

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:40 WIB

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:20 WIB

Tak Dapat Emas, Ekspresi Dara Arafah saat Unboxing Suvenir Nikahan El-Syifa Jadi Sorotan

Tak Dapat Emas, Ekspresi Dara Arafah saat Unboxing Suvenir Nikahan El-Syifa Jadi Sorotan

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:00 WIB

Dari Runtuh Bersama Fiersa Besari, Feby Putri Menyebrang Lepas Senandung Harapan

Dari Runtuh Bersama Fiersa Besari, Feby Putri Menyebrang Lepas Senandung Harapan

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 20:57 WIB

Diduga Sindir Ria Ricis soal Oplas Hidung, dr Anisa: Operasi Sinus Enggak Bikin Hidung Mancung!

Diduga Sindir Ria Ricis soal Oplas Hidung, dr Anisa: Operasi Sinus Enggak Bikin Hidung Mancung!

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 20:40 WIB

Dipolisikan, Penyebar Isu Erin Taulany Aniaya ART Terancam 3 Tahun Penjara

Dipolisikan, Penyebar Isu Erin Taulany Aniaya ART Terancam 3 Tahun Penjara

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB