Suara.com - Seleb TikTok dengan akun Mat_Pecii mendadak jadi sorotan netizen setelah video bagi-bagi THR miliknya viral di media sosial. Hingga saat ini, unggahan tersebut bahkan telah ditonton lebih dari 2,1 juta kali.
Dalam video tersebut, Mat Peci memperlihatkan momen berbagi rezeki kepada keluarga dengan cara menyebar uang hingga menjadi rebutan.
"Daripada hari Lebaran pada ngelamun, mending tak sawer (ngakak) Lebaran Core," tulisnya pada unggahan tanggal 23 Maret 2026.
Uang yang disebar terdiri dari pecahan baru nominal dua ribu dan lima ribu rupiah. Meski orang-orang dalam video tampak antusias dan tidak keberatan, aksi menyebar uang tersebut dinilai kurang sopan oleh sebagian besar netizen.
Tak sedikit pula yang menyindir aksi tersebut sebagai bentuk pamer atau ria, apalagi nominal yang terlihat di kamera dianggap tidak seberapa.
"Uangnya nggak seberapa tapi rasa suka ria nya yang bahagia," sindir salah satu netizen di kolom komentar.
Menghadapi kritik pedas tersebut, Mat Peci memiliki cara unik untuk merespons. Alih-alih marah atau memberikan klarifikasi panjang lebar, ia justru menawarkan THR kepada netizen yang mengkritiknya.
Saat ada yang berkomentar, "Padahal dibagiin 1 1 Lebih elegan dan lebih sopan," atau "Kurang Bagus itu Caranya untuk bagi-bagi THR nya Bos," Mat Peci hanya menjawab singkat, "Kamu mau nggak?" di beberapa akun tersebut.
Lainnya khawatir ada anggota keluarga yang tidak kebagian karena sistem rebutan. "Daripada disawer masih mending suruh ngantri, kasihan yang gak dapat," tulisnya.
Mat Peci pun menegaskan bahwa semua orang yang hadir saat itu mendapatkan bagian. Ia bahkan membongkar total nominal yang dikeluarkan untuk aksi tersebut.
"Semua dapat, itu uang di tas saya sawer habis 50 juta, gak semua masuk vt," jawabnya telak.
Sosok Mat Peci sendiri memang dikenal cukup kontroversial. Selain aksi sawerannya, ia kerap menjadikan kehidupan rumah tangga poligaminya sebagai konten utama di TikTok.
Ia sering menunjukkan keharmonisan kedua istrinya yang tampak akur dan damai. Meski terus dihujani komentar negatif, ia tetap konsisten membagikan keseharian keluarganya yang tidak biasa tersebut.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah