- Rhoma Irama memperingatkan penggemar pada 31 Maret 2026 mengenai penyalahgunaan teknologi AI yang mencatut nama serta vokalnya.
- Terdapat tiga lagu palsu yang menggunakan identitas Rhoma Irama dan grup Soneta untuk mengelabui para pendengar setia.
- Rhoma Irama menegaskan lagu tersebut bukan karyanya dan mendesak pelaku segera menghentikan praktik penipuan identitas tersebut.
"Kepada pengguna ini ya, masya Allah, coba hentikan ini," pinta Rhoma Irama dengan nada bicara yang sangat serius.
Ia juga mengingatkan adanya konsekuensi atau akibat buruk yang akan menimpa para pelaku di kemudian hari.
Baginya, mencatut identitas orang lain adalah tindakan yang tidak dibenarkan secara moral.
"Sesuatu yang tidak baik dan akan berakibat tidak baik kepada Anda. Oke? Terima kasih atas perhatiannya," tutup sang legenda mengakhiri penjelasannya.