Suara.com - Sebuah momen menarik terjadi saat Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukkan sisi humoris mereka saat bertemu di Jepang, Rabu, 1 April 2026.
Keduanya menghibur publik usai menirukan pose ikonik "Kamehameha" dari waralaba legendaris Dragon Ball di hadapan para awak media.
Setelah rangkaian agenda resmi selesai, kedua pemimpin negara itu terlihat saling berhadapan dengan senyum lebar sebelum melakukan gerakan khas yang identik dengan karakter Goku.
Aksi tersebut langsung mencuri perhatian karena jarang terlihat dalam momen diplomatik yang biasanya berlangsung formal.
Teknik Kamehameha sendiri dikenal sebagai jurus andalan dalam Dragon Ball dengan gerakan menyatukan telapak tangan yang terbuka di kedua sisinya lalu mendorongnya ke depan seolah melepaskan energi kekuatan yang besar.
Melihat dua tokoh penting dunia menirukan gerakan tersebut menjadi pengalaman unik bagi para jurnalis yang hadir.
Macron bahkan juga terlihat membagikan momen tersebut melalui akun Isnstagram-nya yang langsung dibanjir komentar dari warganet.
Interaksi ini juga mencerminkan kuatnya hubungan budaya antara Jepang dan Prancis, khususnya dalam hal popularitas manga.
Macron bahkan dikenal sebagai penggemar berat Dragon Ball dan kerap menunjukkan ketertarikannya terhadap budaya Jepang.
Melansir The Independent, dalam konferensi pers itu Macron sempat menyoroti besarnya pengaruh manga di negaranya.
Jurus Kamehameha Goku Dragon Ball

Ia menyebut bahwa Prancis menjadi salah satu pasar terbesar bagi komik Jepang di dunia dan menyatakan keinginan untuk memerangi pembajakan.
Bukan kali pertama Macron menunjukkan pose Kamehameha di depan publik.
Sebelumnya, ia pernah melakukan hal serupa bersama editor Dragon Ball Kazuhiko Torishima dan pengisi suara Prancis untuk Kid Goku, Brigitte Lecordier, dalam sebuah konvensi anime di Prancis.
Fenomena Dragon Ball sendiri memang telah mendunia dan menjangkau berbagai kalangan, termasuk pemimpin negara.