Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:24 WIB
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat di Jakarta. [ANTARA FOTO/Fauzan]
baca 10 detik
  • Presiden Macron berdiplomasi dengan PM Netanyahu mendesak penahanan diri terkait rencana invasi darat ke Lebanon.
  • Prancis berkomitmen memperkuat militer Lebanon dan menyiapkan bantuan darurat bagi warga sipil terdampak krisis.
  • Diplomasi Macron menindaklanjuti permintaan Presiden Lebanon terkait pengaruh internasional untuk menghentikan pergerakan pasukan Israel.

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron bergerak cepat melakukan diplomasi tingkat tinggi demi meredam gejolak di Timur Tengah.

Dalam pembicaraan telepon terbaru, Macron mendesak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menahan diri dan tidak melancarkan invasi darat ke Lebanon.

Langkah ini diambil Macron sebagai upaya menjaga kedaulatan Lebanon di tengah meningkatnya tensi militer.

“Saya mendesak Perdana Menteri Israel untuk menjaga integritas wilayah Lebanon dan menahan diri dari serangan darat. Penting bagi para pihak untuk kembali pada perjanjian gencatan senjata,” tegas Macron melalui platform X, Rabu (4/3/2026).

Tak sekadar melayangkan desakan, Macron menyatakan komitmen Prancis untuk memperkuat militer Lebanon guna menghadapi ancaman Hizbullah.

Selain itu, Paris juga tengah menyiapkan bantuan darurat bagi warga sipil di Lebanon selatan yang terpaksa mengungsi akibat krisis kemanusiaan yang memburuk.

Guna memastikan stabilitas kawasan, Macron juga menjalin komunikasi intensif dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam.

Diplomasi ini merupakan tindak lanjut dari permintaan langsung Presiden Aoun pada Selasa (3/3), yang meminta Prancis menggunakan pengaruh internasionalnya untuk menghentikan pergerakan pasukan Israel di perbatasan selatan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot juga telah menegaskan posisi tegas Paris.

baca juga

Ia menyatakan Prancis siap membela mitra-mitranya di Timur Tengah jika situasi mendesak dan bantuan diminta secara resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran

Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 19:45 WIB

Israel Perluas Cengkeraman di Lebanon Pasca Serangan Balas Dendam Hezbollah

Israel Perluas Cengkeraman di Lebanon Pasca Serangan Balas Dendam Hezbollah

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:33 WIB

Di Mana Netanyahu saat Perang Israel vs Iran? Wing of Zion di Berlin, Keberadaannya Dipertanyakan

Di Mana Netanyahu saat Perang Israel vs Iran? Wing of Zion di Berlin, Keberadaannya Dipertanyakan

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:58 WIB

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB

Terkini

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×