- Pesulap Pak Tarno viral saat berjualan mainan menggunakan kursi roda di kawasan Warakas, Jakarta Utara, April 2026.
- Aktivitas tersebut dilakukan bukan demi uang, melainkan untuk menghibur diri dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
- Meski menderita stroke, Pak Tarno tetap bersemangat menampilkan atraksi sulap untuk menghibur orang-orang yang ditemuinya saat berjualan.
Karena mereka tidak ngotot bekerja, maka penghasilan pun pas-pasan saja.
Meski begitu, Lisa bersyukur selalu ada orang-orang baik yang membantu.
"Sehari itu Rp30 ribu, tapi suka ada yang kasih kayak teman-teman saya. Misalnya harga mainan Rp5 ribu, tapi dibayar Rp50 ribu," tutur perempuan berhijab ini.
Pemasukannya pun cukup untuk membayar kontrakan tiga petak seharga Rp1,4 juta per bulan ini. "Alhamdulillah, (rezeki) ada aja," katanya.
Selain berjualan mainan, pak Tarno juga memiliki aktivitas lain. Ia masih sanggup menunjukkan atraksi sulap hingga meladeni orang-orang berfoto.
"Kalau Sabtu dan Minggu, suka ke Kota Tua," ujar Pak Tarno.
Di sana, Pak Tarno tidak berjualan. Tetapi untuk foto-foto bersama mereka yang masih mengenalinya.
"Dia happy ketemu banyak orang," imbuh Lisa.
Bahkan kepada tim Suara.com, Pak Tarno bersedia menunjukkan atraksi sulap.
Sang istri, mengambil sebuah kotak di rumah kontrakan. Pak Tarno yang awalnya duduk, langsung semangat berdiri sambil memegang alat bantu berjalan.
"Saya punya kotak, kotaknya kosong ya. Dibalik, kosong ya," kata Pak Tarno.
Pak Tarno pun mengeluarkan jargon khasnya, "tolong dibantu ya.. bim salabim jadi apa.. Prok prok prok. Aem, aem, awa, awa, awa awa.. Ada apa ya?"
Dari kotak tersebut, keluar dua burung yang langsung terbang.
Atraksi tersebut tidak hanya ditunjukkan kepada tim Suara.com. Istri Pak Tarno mengatakan, suaminya juga sering memperlihatkan sulap tersebut.
Bahkan hingga kini, peralatan sulap tersebut masih disimpan. Sehingga ia tidak perlu lagi membeli barang-barang baru.